“Kepala SMK Negeri Aesesa Selatan Sampaikan Empat Permintaan Urgen ke DPRD: “Kami Butuh Perhatian Serius!”

Nagekeo,- 25 Januari 2025 – Dalam kunjungan kerja DPRD ke SMK Negeri Aesesa Selatan, Kepala Sekolah Maria Theresia Ivana Lawe menyampaikan empat poin krusial yang membutuhkan perhatian serius untuk mendukung proses pendidikan di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa tantangan geografis dan minimnya fasilitas dasar di sekolah menjadi penghambat utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMK Negeri Aesesa Selatan.

“Kami tidak meminta hal yang berlebihan, tetapi kebutuhan mendasar agar guru dan siswa kami bisa belajar dan bekerja dengan layak. Kami membutuhkan solusi nyata, bukan sekadar janji,” tegas Maria Theresia Ivana Lawe kepada para anggota DPRD yang hadir.

Empat Permintaan Utama SMK Negeri Aesesa Selatan

1. Air Bersih: Kebutuhan Mendesak untuk Kesehatan Guru dan Siswa
Maria menekankan pentingnya akses air bersih untuk menunjang kesehatan guru dan siswa. Ia mengungkapkan bahwa ketiadaan air bersih selama ini memengaruhi kualitas hidup di sekolah. “Kesehatan adalah prioritas. Bagaimana kami bisa memberikan pendidikan yang maksimal jika kebutuhan dasar seperti air bersih saja tidak terpenuhi?” ujarnya dengan nada penuh keprihatinan.

2. Bibit Kambing untuk Praktek Agribisnis Ternak Ruminansia
SMK Negeri Aesesa Selatan memiliki jurusan Agribisnis Ternak Ruminansia, namun keterbatasan bahan praktik membuat proses belajar kurang optimal. Maria mendesak agar pemerintah daerah memberikan dukungan berupa bibit kambing untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik. “Tanpa bahan praktik, bagaimana kami bisa melahirkan lulusan yang kompeten?”

3. Mobil Bekas untuk Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO)
Jurusan TKRO di SMK Negeri Aesesa Selatan juga menghadapi tantangan serupa. Maria meminta agar mobil bekas yang tidak terpakai dapat diberikan kepada sekolah untuk digunakan sebagai bahan praktik siswa. “Daripada dibiarkan terbengkalai, mobil bekas itu bisa kami manfaatkan untuk membekali siswa kami dengan keterampilan yang relevan,” jelasnya.
4. Rumah Dinas dan Asrama: Fasilitas Vital di Wilayah Terpencil
Karena letak SMK Negeri Aesesa Selatan yang jauh dari permukiman, Maria juga menuntut pembangunan rumah dinas bagi guru dan asrama bagi siswa. “Ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi kebutuhan agar para pendidik dan peserta didik kami tidak terhambat oleh jarak. Kami butuh solusi konkret untuk meminimalkan hambatan ini,” pungkasnya.

Maria Theresia Ivana Lawe berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka. Ia meminta DPRD untuk segera merumuskan langkah nyata dalam merealisasikan keempat permintaan tersebut.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Jika kita tidak peduli pada kebutuhan dasar sekolah seperti ini, bagaimana kita bisa berharap generasi muda mampu bersaing di masa depan?” tegas Maria, menutup pernyataannya dengan penuh harap.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *