Kupang, – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi dari Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanudal) Kupang, Letkol Laut (P) Arief Sukmano Akbar, M.Tr. Opsla, di ruang kerjanya pada Senin (24/3). Pertemuan ini tidak sekadar perpisahan jelang akhir masa tugas Letkol Arief, tetapi juga menjadi simbol eratnya sinergi antara Pemerintah Kota Kupang dan TNI AL.
Dalam suasana penuh keakraban, Letkol Laut (P) Arief menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan Pemkot Kupang selama kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa kerja sama strategis antara Lanudal dan pemerintah daerah telah membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam aspek sosial, lingkungan, dan ketahanan wilayah maritim.
Sebagai penutup pengabdiannya di Kupang, Letkol Arief mengundang Wali Kota untuk menghadiri kegiatan penanaman pohon durian dan olahraga panahan yang akan digelar di wilayah Lanudal Kupang sebelum serah terima jabatan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penghijauan, tetapi juga wujud kepedulian TNI AL terhadap keberlanjutan lingkungan.
Menanggapi undangan tersebut, Wali Kota dr. Christian Widodo menyambut baik inisiatif Lanudal. Ia mengapresiasi kontribusi Letkol Arief dalam membangun hubungan harmonis antara militer dan pemerintah sipil. Menurutnya, kolaborasi semacam ini menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan secara sektoral, melainkan membutuhkan keterlibatan semua elemen, termasuk unsur pertahanan dan keamanan.
“Kegiatan ini bukan sekadar penanaman pohon, tapi sebuah simbol komitmen bersama dalam menciptakan Kota Kupang yang hijau dan berkelanjutan. Sinergi lintas sektor, terutama dengan TNI, sangat penting untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Wali Kota.
Lebih jauh, dr. Christian Widodo berharap hubungan baik ini tetap terjaga di masa kepemimpinan Danlanudal berikutnya. Ia menegaskan bahwa kerja sama antara Pemkot dan TNI AL harus terus berkembang untuk menghadapi berbagai tantangan daerah, termasuk ketahanan lingkungan, kesiapsiagaan bencana, dan pembangunan berbasis maritim.
Audiensi ini tidak sekadar seremoni perpisahan, tetapi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan aparat pertahanan. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa harmonisasi antara sipil dan militer mampu mendorong kemajuan Kota Kupang ke arah yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan