Kupang – Kabar duka menyelimuti umat Katolik di Indonesia, khususnya Keuskupan Agung Kupang. Uskup Emeritus Mgr. Petrus Turang, Pr., meninggal dunia pada hari ini, Jumat (4/4/2025) pukul 06.20 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.
Kabar kepergian Mgr. Petrus Turang disampaikan oleh Pastor Paroki St. Fransiskus dari Assisi Kolhua Kupang, RD Longginus Bone, melalui pesan yang dibagikan di grup WhatsApp paroki. Dalam pesan tersebut, RD Longginus menuliskan, “Uskup Emeritus Mgr. Petrus Turang, Pr. telah meninggal dunia pada pukul 06.20 di RS Pondok Indah Jakarta. Kita doakan keselamatan jiwanya. Selamat jalan Bapak yang Terkasih.”
Mgr. Petrus Turang dikenal sebagai seorang pemimpin gereja yang rendah hati, penuh kasih, dan berwibawa. Beliau mengabdikan hidupnya untuk melayani umat dengan ketulusan dan semangat yang tidak pernah padam. Sepanjang hidupnya, Mgr. Petrus Turang terus menebarkan cinta kasih dan menginspirasi banyak orang melalui khotbah-khotbah yang menyentuh hati dan kepeduliannya terhadap kaum marginal.
Uskup Emeritus ini lahir di Indonesia dan diangkat menjadi Uskup Agung Kupang pada tahun 1997. Selama masa kepemimpinannya, ia berhasil memperkokoh iman umat serta mendorong terciptanya berbagai program sosial dan pendidikan bagi masyarakat setempat.
Sebagai seorang gembala yang bijaksana, Mgr. Petrus Turang juga aktif berkontribusi dalam dialog antaragama dan mendorong terciptanya perdamaian serta persatuan di Nusa Tenggara Timur. Sikapnya yang ramah, terbuka, dan penuh pengertian menjadikannya figur yang dihormati tidak hanya di kalangan umat Katolik, tetapi juga di kalangan lintas agama.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi umat dan para sahabat yang pernah merasakan kebaikannya. Namun, warisan kasih dan keteladanannya akan terus hidup di hati mereka yang mencintainya.
“Kami sangat kehilangan seorang pemimpin yang luar biasa,” ungkap seorang umat di Paroki St. Fransiskus dari Assisi Kolhua Kupang. “Beliau adalah figur ayah yang selalu hadir dengan senyum dan nasihat yang menguatkan.”
Prosesi pemakaman Mgr. Petrus Turang akan segera diumumkan oleh pihak Keuskupan Agung Kupang. Sementara itu, umat di berbagai daerah mengadakan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi sang gembala tercinta.
Selamat jalan, Mgr. Petrus Turang. Semoga damai dan kasih Tuhan menyertai perjalananmu menuju keabadian.

Tinggalkan Balasan