Kupang, -Ketua Palang Merah Indonesia Kota Kupang, Indra W. Erwin Gah, dengan tegas membantah adanya dualisme kepemimpinan dalam organisasi tersebut. Dalam pernyataan yang disampaikannya, Ia menegaskan bahwa hanya satu kepemimpinan yang sah di Kota Kupang, yaitu dirinya, yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh PMI Provinsi NTT. Ia menekankan bahwa struktur PMI memiliki hirarki yang jelas: satu PMI Kota Kupang, satu PMI Provinsi NTT, dan satu PMI Pusat. Oleh karena itu, adanya klaim kepemimpinan lain dianggapnya sebagai upaya untuk mengganggu stabilitas dan kinerja organisasi.
“Informasi mengenai Musda lain yang menghasilkan kepemimpinan tandingan adalah menyesatkan,” tegas Indra.Ia menekankan bahwa proses pelantikannya telah sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku di PMI. Ia menghimbau kepada seluruh pihak untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan tidak bertanggung jawab.
Indra menjelaskan bahwa PMI merupakan organisasi internasional yang independen dan bukan underbond dari pemrintah kota kupang tetapi sebagai Mitra kerja pemerintah kota kupang dalam bidang sosial dan kemanusiaan.
Indra menyatakan bahwa fokus utamanya adalah menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Ketua PMI Kota Kupang untuk melayani masyarakat.

Ia mengajak seluruh anggota PMI untuk bersatu dan bekerja sama dalam menjalankan program-program kemanusiaan. Ia juga meminta agar pihak-pihak yang berusaha memecah belah organisasi untuk menghentikan tindakannya dan mendukung kepemimpinan yang sah.
“PMI Kota Kupang adalah satu kesatuan. Kita harus solid dan fokus pada misi kemanusiaan kita,” kata Indra kepada wartawan usai pelantikan pengurus PMI SMA N 1 Kupang, Rabu 23 April 2025.
Oleh karena itu Menurut Indra apa yang dilakukan oleh nikodemus kale dan alfred laka bela merupakan arogansi untuk mengambil kekuasaan orang lain dengan cara yang tidak jujur dan tidak dibenarkan baik secara hukum maupun secara mekanisme dalam berorganisasi.
Indra berharap agar isu dualisme kepemimpinan ini dapat segera berakhir, sehingga PMI Kota Kupang dapat menjalankan tugasnya dengan optimal dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga membuka pintu komunikasi bagi siapapun yang ingin mengklarifikasi informasi terkait kepemimpinan PMI Kota Kupang melalui jalur resmi. Dengan demikian, Indra berharap dapat menjaga integritas dan kredibilitas PMI Kota Kupang di mata masyarakat.

Tinggalkan Balasan