Serius Tarik Investor, Wali Kota Kupang dan Kadis PM PTSP Bertemu Wamen Investasi di Jakarta

Jakarta – Pemerintah Kota Kupang semakin  memperkuat iklim investasi dan membuka ruang sebesar-besarnya bagi investor. Hal itu ditandai dengan pertemuan strategis Wali Kota Kupang, Dr. Christian Widodo, bersama Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Todotua Pasaribu, di Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Kupang didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Andre Otta, serta Kabid Dayasos Dinas Sosial, Gabriel Meo Wio. Sementara dari Kementerian Investasi hadir Deputi Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal, Edy Junaedi, Deputi Pelayanan Penanaman Modal, Iwan Suryana, dan Deputi Teknologi Informasi Penanaman Modal, Ricky Kusmayadi.

“Agenda utama adalah membahas sinergi program pusat dan daerah serta mempercepat realisasi investasi di Kota Kupang,” jelas Kadis PMPTSP, Andre Otta, kepada wartawan, Minggu (21/9).

Kupang Siapkan Regulasi Pro-Investor

Dalam forum tersebut, Wali Kota Chris Widodo menegaskan kesiapan Kupang dalam menciptakan regulasi yang memudahkan investor. Bahkan, Pemkot tengah menyiapkan investment calculator untuk membantu pelaku usaha memproyeksikan potensi dan keuntungan investasinya di Kupang.

“Potensi kita luar biasa, dari sektor perikanan, infrastruktur, hingga energi terbarukan. Kami jamin kenyamanan investor yang menanamkan modalnya di Kota Kupang,” tegas Wali Kota.

Dukungan Penuh Pemerintah Pusat

Wamen Investasi, Todotua Pasaribu, menegaskan sinergi pusat dan daerah merupakan kunci dalam mempercepat realisasi investasi. Menurutnya, langkah Wali Kota Kupang datang langsung ke Jakarta adalah bukti komitmen kuat daerah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.

“Peluang investasi strategis di Kota Kupang sudah menjadi perhatian kami. Sektor perikanan, infrastruktur, dan energi terbarukan akan menjadi fokus kerja sama ke depan. Kehadiran Wali Kota Kupang semakin memperkuat keyakinan bahwa daerah siap menyambut investor,” ujar Pasaribu.

Kadis Andre Otta menambahkan, Pemkot Kupang kini sedang memperkuat percepatan layanan perizinan, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), agar investor bisa lebih cepat merealisasikan proyeknya.

“Izin dasar akan kita fasilitasi secara optimal. Bahkan, Pak Wali Kota langsung instruksikan agar segera dilakukan konsolidasi dengan asosiasi pengusaha untuk mengambil langkah-langkah akseleratif,” jelasnya.

Langkah Strategis untuk Branding Kota Kupang

Pertemuan ini menandai positioning baru Kota Kupang sebagai salah satu pusat investasi potensial di kawasan timur Indonesia. Dengan dukungan regulasi yang ramah investor, kepastian hukum, serta komitmen pemerintah pusat, Kupang diproyeksikan menjadi magnet investasi baru yang akan mempercepat pertumbuhan ekonomi NTT.

 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *