Kupang — Senat Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi menetapkan agenda pelantikan rektor baru yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025. Kepastian ini disampaikan oleh Sekretaris Senat, Prof. Yantus Neolaka, dalam konferensi pers pada Selasa (2/12), sesaat setelah rapat senat tertutup di Aula Lantai 3 Rektorat Undana.
Prof. Yantus menegaskan bahwa seluruh proses administrasi tengah dipersiapkan secara intensif.
“Sebagai sekretaris senat, saya informasikan bahwa kami sementara menyusun berkas-berkas untuk pelantikan. Jika tidak ada halangan, pelantikan rektor baru akan dilaksanakan pada 8 Desember nanti,” ujarnya.
Tim dari Senat Undana akan bertolak ke Jakarta pada Minggu, 7 Desember, guna mengurus seluruh kebutuhan teknis pelantikan. Namun, Prof. Yantus membuka kemungkinan adanya percepatan jadwal—bahkan bisa dimajukan menjadi 6 Desember 2025—bergantung pada agenda pejabat di Jakarta.
“Kita sudah ajukan surat permohonan untuk tanggal 8 Desember, namun tentu kita menyesuaikan dengan jadwal di Jakarta. Bisa saja dimajukan supaya tidak terjadi kekosongan jabatan,” jelasnya.
Terkait lokasi, Prof. Yantus memastikan pelantikan akan berlangsung di Jakarta sesuai kebijakan pemerintah dan mekanisme formal penetapan jabatan rektor perguruan tinggi negeri.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Undana menuju babak kepemimpinan baru, sekaligus menandai komitmen universitas untuk memperkuat tata kelola, kualitas akademik, dan peran strategis dalam pembangunan kawasan Nusa Tenggara Timur.
Dengan kepastian jadwal yang kini memasuki tahap finalisasi, publik Undana maupun masyarakat NTT menanti hadirnya rektor baru yang diharapkan membawa energi segar, visi besar, dan langkah progresif untuk mengangkat Undana ke panggung nasional dan global.

Tinggalkan Balasan