Kupang, -Kota Kupang menegaskan kebangkitannya di bidang olahraga. Turnamen Bola Voli Wali Kota Kupang Cup 2025 resmi dimulai Sabtu, 27 Desember 2025, di Pitoby Sport Center, menandai babak baru pembinaan atlet yang lebih disiplin, terarah, dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., membuka turnamen tersebut dengan pesan tegas: prestasi tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari disiplin dan kerja keras yang konsisten.
“Juara tidak tumbuh dari zona nyaman. Prestasi lahir dari latihan yang keras dan disiplin,” ujar Jeffry di hadapan atlet, pelatih, dan pengurus organisasi olahraga.
Pernyataan itu bukan sekadar motivasi seremonial. Pemerintah Kota Kupang, kata Jeffry, ingin memastikan bahwa setiap event olahraga benar-benar berfungsi sebagai instrumen pembinaan atlet, bukan sekadar agenda tahunan tanpa dampak jangka panjang.
Disiplin Administrasi, Kunci Dukungan Anggaran
Dalam arahannya, Sekda Kupang menekankan pentingnya tata kelola organisasi olahraga yang profesional. Ia meminta PBVSI Kota Kupang membenahi basis data klub secara menyeluruh—mulai dari kepengurusan, pelatih, atlet, hingga kejelasan tempat dan jadwal latihan.
Menurut Jeffry, kejelasan administrasi menjadi syarat mutlak agar dukungan anggaran pemerintah dapat diberikan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Kalau klubnya jelas, orangnya ada, pelatihnya ada, dan latihannya terjadwal, maka pemerintah juga bisa hadir secara konkret,” katanya.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Kupang menjadikan olahraga sebagai bagian dari kebijakan pembangunan sumber daya manusia.
Regenerasi Atlet dan Perluasan Partisipasi
Tak berhenti di level klub, Jeffry juga mendorong PBVSI Kota Kupang memperluas ekosistem voli melalui kejuaraan antar-SMA dan komunitas. Strategi ini dinilai penting untuk memperkuat regenerasi atlet muda sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga prestasi.
Optimisme atas masa depan olahraga Kupang pun mengemuka.
“Kota Kupang mulai bangkit. Olahraga kembali hidup. Masyarakat lebih sehat, lebih kompak, dan punya kebanggaan bersama,” ujar Jeffry.
Menuju Ikon Olahraga Kota Kupang
Ketua Panitia Turnamen, Hubertus Mani, S.E., menyebut Wali Kota Kupang Cup 2025 dirancang bukan sekadar kompetisi, tetapi sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda.
Turnamen ini mengusung tema “Sportivitas, Integritas, dan Prestasi Menuju Kebangkitan Olahraga Kota Kupang”, yang mencerminkan orientasi pembinaan atlet berbasis nilai dan capaian prestasi.
“Kami ingin turnamen ini melahirkan atlet-atlet unggul yang siap mengharumkan nama Kota Kupang, baik di tingkat regional maupun nasional,” kata Hubertus.
Ajang ini juga menjadi bagian dari seleksi awal atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026, sekaligus diarahkan untuk menjadikan bola voli sebagai event olahraga ikonik Kota Kupang.
Agenda Berkelanjutan Pemerintah Kota
Turnamen Wali Kota Kupang Cup 2025 melengkapi rangkaian agenda olahraga Pemerintah Kota Kupang setelah sukses menggelar Badminton Wali Kota Cup dan Kupang Night Run. Seluruh kegiatan tersebut mencerminkan strategi pemerintah membangun budaya hidup sehat, sportif, dan kompetitif.
Turnamen ini akan berlangsung selama empat hari, hingga 30 Desember 2025, diikuti oleh 7 tim putra dan 4 tim putri dari berbagai klub bola voli se-Kota Kupang.
Dengan pendekatan pembinaan yang lebih serius dan terukur, Kota Kupang menegaskan ambisinya: bukan sekadar menjadi tuan rumah event olahraga, tetapi menjadi lumbung atlet berprestasi dari Timur Indonesia.

Tinggalkan Balasan