Kupang — Arus transportasi di ruas Jalan Taebenu, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, kembali normal setelah proyek peningkatan jalan tersebut resmi memasuki tahap provisional hand over (PHO).
Penyelesaian proyek ini menandai pemulihan akses vital yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis di ibu kota provinsi.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang, Yohanes F. Pua, mengatakan pekerjaan fisik telah dinyatakan selesai dan jalan kembali dibuka untuk umum sejak 24 Desember 2025.
“Jalan Taebenu sudah PHO dan kini dapat digunakan kembali secara normal,” ujar Yohanes di Kupang, Senin, 29 Desember 2025.
Proyek yang dikerjakan oleh CV Panca Konstruksi itu rampung lebih progresif dari rencana awal. Dari target semula sepanjang 100 meter, pelaksanaan di lapangan diperluas hingga mencapai 300 meter dengan lapisan hotmix, menyesuaikan kebutuhan konektivitas dan kondisi eksisting jalan.
Ruas Jalan Taebenu memiliki peran strategis karena menghubungkan Kelurahan Oebufu, Liliba, Naimata, hingga Penfui—wilayah yang menjadi simpul pergerakan warga, logistik, serta akses menuju kawasan bandara.
Dengan dibukanya kembali jalur ini, mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi dipastikan kembali lancar.
Yohanes menambahkan, meski telah diserahterimakan sementara, proyek tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan selama satu tahun ke depan.
“Kontraktor tetap bertanggung jawab memastikan kualitas jalan tetap terjaga,” katanya.
Peningkatan Jalan Taebenu didanai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp13,26 miliar.
Penyelesaian proyek sebelum tutup tahun dinilai sebagai capaian penting pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur dasar perkotaan di Nusa Tenggara Timur.

Tinggalkan Balasan