Kupang, – Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang dipenuhi semangat baru saat Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memimpin apel perdana sebagai kepala daerah. Didampingi oleh Wakil Wali Kota, Serena C. Francis, serta Sekretaris Daerah, Fahrensy Priestley Funay, apel ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, staf ahli Wali Kota, para Asisten Sekretaris Daerah Kota Kupang, para Kepala Perangkat Daerah lingkup Kota Kupang, Direktur Perusahaan Daerah, para camat dan lurah se-Kota Kupang, serta seluruh ASN dan PTT di lingkungan Pemerintah Kota Kupang.
Dalam pidato perdananya, dr. Christian Widodo menyampaikan pesan kuat mengenai pentingnya komitmen dan konsistensi dalam bekerja. “Tanpa komitmen, pekerjaan tidak bisa dimulai, dan tanpa konsistensi, pekerjaan tidak akan pernah selesai dengan baik,” tegasnya. Ia mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar tidak hanya berjanji, tetapi juga memastikan bahwa janji tersebut diwujudkan melalui kerja nyata.
Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya responsivitas dan komunikasi dalam birokrasi. Ia menginstruksikan agar sistem pelayanan publik yang berbelit dihentikan dan digantikan dengan mekanisme yang cepat, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. “To govern is to serve – memerintah adalah melayani,” katanya dengan penuh keyakinan. Frasa ini, lanjutnya, harus terpampang di setiap kantor OPD sebagai pengingat bahwa pemerintah hadir untuk rakyat, bukan sebaliknya.
Tak hanya soal pelayanan, Wali Kota juga menyoroti pentingnya lingkungan kerja yang tertata rapi. Ia berencana mengunjungi berbagai kantor dinas guna memastikan kebersihan dan keteraturan tempat kerja. “Saya tidak butuh kantor mewah, tapi saya ingin kantor yang bersih dan rapi. Itu tanda kecil bahwa kita siap bekerja dengan disiplin,” ungkapnya.
Wali Kota juga mengingatkan bahwa kinerja pegawai akan menjadi fokus utama dalam lima tahun kepemimpinannya. Mereka yang bekerja dengan baik akan dihargai, sedangkan yang tidak menunjukkan hasil akan menghadapi konsekuensi. “Saya tidak mau drama, saya ingin semua bergerak cepat dan bekerja dengan penuh semangat,” ujarnya dengan nada tegas.
Mengutip Albert Einstein, ia mengajak seluruh ASN untuk mengubah pola pikir dan cara kerja agar bisa menghasilkan sesuatu yang lebih baik. “Melakukan hal yang sama tapi mengharapkan hasil berbeda adalah kegilaan. Kita harus berani berubah dan berinovasi,” katanya.
Menggunakan analogi kapal yang harus siap berlayar menghadapi tantangan di lautan luas, Wali Kota mengingatkan bahwa pemerintah bukan hanya sekadar menunggu di kantor, tetapi harus aktif turun ke lapangan untuk memahami kebutuhan masyarakat. “Kita bukan kapal yang ditambatkan di dermaga. Kita harus berlayar dan menghadapi tantangan demi Kota Kupang yang lebih maju,” serunya.
Menutup arahannya, dr. Christian Widodo menekankan pentingnya kerja sama dan kebersamaan dalam mencapai tujuan besar. “Jika ingin bergerak cepat, bergeraklah sendiri. Tapi jika ingin bergerak jauh, bergeraklah bersama-sama. Saya ingin kita semua bergerak jauh demi Kota Kupang yang lebih baik,” pungkasnya.
Apel perdana ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum awal perubahan besar bagi Pemerintah Kota Kupang. Dengan semangat yang membara, Wali Kota Kupang menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi prioritas utama. Acara ini ditutup dengan jabat tangan dan salam dari seluruh ASN dan PTT kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota, didampingi oleh Sekretaris Daerah dan para pejabat tinggi lainnya, menandai awal perjalanan lima tahun kepemimpinan yang penuh harapan bagi Kota Kupang.

Tinggalkan Balasan