Undana Kukuhkan Tiga Guru Besar, Pj. Gubernur NTT Dorong Kontribusi Nyata bagi Kemajuan Daerah

Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali mencatatkan sejarah penting dengan mengukuhkan tiga Guru Besar melalui Rapat Senat Terbuka Luar Biasa di Auditorium Undana, Selasa (7/1). Kehadiran Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P., M.P., dalam acara ini menegaskan sinergi antara dunia akademik dan pemerintahan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.

Ketiga Guru Besar yang resmi menyandang gelar tertinggi di bidang akademik adalah:

1. Prof. Dr. Frans Gana, M.Si – Ahli Manajemen Strategi dan Kebijakan Bisnis dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

2. Prof. Dr. Yuliana Salosso, S.Pi, M.P – Pakar Parasit dan Penyakit Ikan dari Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP).

3. Prof. Reinner Ishaq Lerrick, S.Si, M.Sc, Ph.D – Spesialis Sintetis Senyawa Heterosiklik dari Fakultas Sains dan Teknik (FST).

 

Dalam pidatonya, Pj. Gubernur Andriko menyampaikan selamat sekaligus harapan besar agar para Guru Besar ini menjadi motor penggerak inovasi di NTT. “Seorang Guru Besar bukan hanya simbol keilmuan, tetapi juga agen perubahan. Mereka dituntut untuk terus berkarya melalui riset, menulis jurnal internasional, dan berbagi pengetahuan untuk menciptakan solusi nyata bagi tantangan daerah,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk memajukan NTT. “Saya percaya, kehadiran Guru Besar ini akan melahirkan terobosan-terobosan baru yang relevan dengan kebutuhan pembangunan. NTT membutuhkan sinergi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Dengan tambahan tiga Guru Besar, kini Undana memiliki 62 Profesor yang siap memperkuat kontribusi universitas dalam membangun daerah dan bangsa. Kami harap ini menjadi motivasi bagi dosen lain untuk terus berproses menuju jenjang tertinggi,” ujar Rektor Maxs.

Momentum ini menjadi pengingat betapa pentingnya peran institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan bertambahnya Guru Besar, Undana diharapkan semakin kokoh sebagai pusat inovasi dan solusi strategis untuk menjawab tantangan di NTT.

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *