Menteri PUPR Dody Hanggodo Beberkan Rencana Besar Infrastruktur 2025: Fokus pada Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan

Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, mengungkapkan rencana strategis kementeriannya untuk tahun 2025 dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Rabu (8/1/2025). Fokus utama kementerian adalah memanfaatkan infrastruktur untuk mendorong efisiensi investasi di sektor produktif, mendukung pengentasan kemiskinan, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

“Kementerian PUPR akan berperan sebagai enabler pertumbuhan ekonomi. Tujuan kami bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi memastikan infrastruktur itu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegas Dody.

Ambisi Besar Sektor Infrastruktur

Dalam sektor sumber daya air, Kementerian PUPR menargetkan:

Pembangunan 16 bendungan strategis.

Rehabilitasi 45.000 hektar jaringan irigasi.

Penyediaan 1,5 meter kubik per detik air baku.

40 kilometer pengendali banjir dan pengaman pantai.

Pada sektor bina marga, program unggulan meliputi:

Pembangunan 139 kilometer jalan baru.

Pembangunan 5.510 meter jembatan dan 336 meter flyover/underpass.

Pengembangan 20,52 kilometer jalan tol.

Preservasi 1.545 kilometer jalan dan 122.568 meter jembatan.

Sementara di sektor cipta karya, perhatian besar diberikan pada akses air bersih dan sanitasi:

Peningkatan SPAM di 20 kabupaten/kota, melayani ribuan rumah tangga.

Program Pamsimas untuk 48.000 rumah dan sanitasi berbasis masyarakat untuk 30.800 rumah tangga.

Penataan kawasan industri (130 hektar) dan kawasan pariwisata (3 hektar).

Pembangunan Prasarana Strategis

Infrastruktur pendidikan dan sosial juga mendapat sorotan. Program besar seperti renovasi madrasah di 33 provinsi (2.120 unit), renovasi perguruan tinggi di 9 lokasi, dan pembangunan pasar di 5 daerah masuk dalam prioritas.

“Pembangunan ini tidak hanya menargetkan infrastruktur fisik, tetapi juga membangun fondasi untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” ujar Dody.

Dengan visi besar ini, Kementerian PUPR optimistis dapat menjadi motor utama pembangunan nasional pada tahun 2025. Rencana ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjadikan infrastruktur sebagai katalisator ekonomi Indonesia yang tangguh.

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *