Kupang, – Balai Pelaksana Jalan Nasional ( BPJN) NTT menunjukkan aksi nyata dengan penanganan cepat terhadap kerusakan jalan akibat longsor di KM 41 Lili. Tiga unit ekskavator langsung dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses perbaikan. Langkah darurat berupa pemasangan tiang pancang dilakukan untuk memastikan keamanan jalur tersebut.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Paul Hugo mengatakan bahwa pekerjaan sedang berlangsung. “Sementara dikerjakan,” ujar Hugo singkat saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Jumat, 10 Januari 2025.
Partisipasi pihak kepolisian dalam mengatur lalu lintas juga menjadi faktor kunci dalam kelancaran situasi. Petugas kepolisian terlihat sigap mengatur arus kendaraan di lokasi, memastikan kemacetan dapat diurai dengan cepat meskipun area pengerjaan cukup sempit. Pengendara yang melintas mengapresiasi upaya tersebut, menyebut pengaturan lalu lintas berjalan tertib dan rapih.
Selain itu, dukungan dari warga sekitar juga patut diapresiasi. Banyak warga membantu memberikan informasi kepada pengendara tentang jalur alternatif serta membantu petugas memastikan lingkungan sekitar tetap aman. Keterlibatan ini menunjukkan betapa pentingnya kerja sama lintas pihak dalam menghadapi situasi darurat.
Pengendara yang melintas tidak hanya mengapresiasi kerja BPJN NTT dan kepolisian, tetapi juga pihak-pihak lain yang berkontribusi, termasuk tim dari dinas terkait yang turut memantau situasi dan memastikan kebutuhan alat berat serta material segera terpenuhi.
“Kami sangat berterima kasih. Pemerintah bergerak cepat, dan ini menunjukkan perhatian yang besar terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujar seorang pengendara yang melintas.
Penanganan di KM 41 Lili menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dapat memberikan solusi cepat dan efektif. Kecepatan dan koordinasi dalam menghadapi tantangan ini adalah wujud komitmen nyata untuk pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan