Kupang, – Wisatawan yang ingin menikmati keindahan Taman Nasional (TN) Mutis Timau, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, harus mengubur impiannya sementara waktu. Kawasan eksotis ini ditutup untuk umum selama 18 hari ke depan, mulai 28 Januari hingga 14 Februari 2025. Penyebabnya? Kombinasi maut cuaca ekstrem dan lonjakan kasus hipotermia yang menghantui pengunjung!
“Keselamatan pengunjung adalah prioritas!” tegas Ir. Arief Mahmud, M.Si, Kepala BBKSDA NTT, dalam surat pengumuman resmi bernomor PG.1/K.5/BIDTEK/KSA.5.1/B/01/2025. Penutupan ini diputuskan setelah analisis serius terkait kondisi cuaca dan dampaknya terhadap kesehatan wisatawan.
Menurut prakiraan BMKG, hujan lebat akan menyelimuti NTT hingga akhir Januari 2025. Suhu dingin yang menusuk tulang di kawasan TN Mutis Timau telah memakan korban. Puskesmas dan rumah sakit setempat mencatat lonjakan pasien hipotermia, yang sebagian besar adalah pengunjung taman nasional. Fasilitas kesehatan mulai kewalahan, dan langkah darurat harus diambil sebelum situasi semakin parah.
“Kami tidak ingin taman nasional ini berubah dari surga menjadi neraka bagi wisatawan,” ujar salah satu petugas di lapangan yang mengungkap kekhawatirannya terhadap keselamatan pengunjung.
Tingginya Jumlah Pengunjung, Alam Butuh Napas
Selain masalah cuaca dan kesehatan, jumlah pengunjung harian yang membludak juga menjadi alasan utama penutupan. “Kawasan konservasi ini butuh waktu untuk pulih,” tambah Arief Mahmud. Dengan cuaca buruk dan kondisi lingkungan yang semakin rapuh, pembatasan kunjungan adalah langkah tak terelakkan.
Dingin Mematikan: Apa Itu Hipotermia?
Hipotermia adalah ancaman nyata yang kerap diremehkan. Suhu tubuh yang turun drastis akibat paparan cuaca dingin dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani. Bagi wisatawan yang tak siap menghadapi dinginnya TN Mutis Timau, keindahan alam justru berubah menjadi mimpi buruk.
Kapan TN Mutis Timau Dibuka Lagi?
Pembukaan kembali taman nasional ini bergantung pada perbaikan cuaca dan kesiapan kawasan. Bagi yang berencana berkunjung, bersabarlah. Alam sedang berbicara, dan manusia harus mendengar.
“Keindahan Mutis Timau memang menggoda, tapi ingat, keselamatan adalah yang utama!”
Pengumuman ini menjadi peringatan keras bahwa keindahan alam tidak selalu bersahabat. Jangan sampai niat berwisata berubah menjadi perjalanan terakhir Anda.

Tinggalkan Balasan