“Pelabuhan Tenau Disandera Pungli! Kapolresta Kupang Kota Pasang Badan, “Tangkap di Tempat!”

Kupang,– Media sosial mendadak ramai oleh keluhan warga terkait dugaan praktik pemalakan dan pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Tenau, Kupang. Tak butuh waktu lama, Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan R. J. H. Manurung, langsung mengeluarkan peringatan keras: “Jangan coba-coba main pungli di Pelabuhan Tenau, kami tindak tegas di tempat!”

Informasi yang beredar menyebutkan adanya pihak tak bertanggung jawab yang meminta uang kepada penumpang dan pengendara dengan dalih “tarif angkut”. Bahkan, ada laporan bahwa kendaraan tertentu menetapkan tarif seenaknya. Kapolresta tak tinggal diam! Ia meminta warga segera melapor jika mengalami pemalakan atau pungli. “Jangan takut! Polisi ada di lapangan, laporkan langsung ke anggota kami!” tegasnya.

18 Polisi Dikerahkan, Kapolresta Pasang Badan!

Tak ingin kecolongan, sebanyak 18 anggota kepolisian diterjunkan ke Pelabuhan Tenau. Mereka berada di bawah komando Iptu Teguh Imam Santoso, bertugas mengamankan pelabuhan dan menangkap pelaku pungli di tempat. Aparat ini juga berkolaborasi dengan Pelindo, KSOP, dan Pelni untuk memastikan proses embarkasi dan debarkasi berjalan aman tanpa gangguan.

Kapolresta juga memastikan warga bisa langsung melapor kepada pejabat kepolisian terkait, seperti Kabag Ops Polresta Kupang Kota Kompol Okto Wadu Ere, Kapolsek Alak AKP Albertus Mabel, atau Kasubsektor KP3 Laut Tenau Iptu Teguh Imam Santoso. “Kami tidak akan diam, setiap laporan pasti ditindaklanjuti!” tegasnya.

Berkat patroli ketat dan tindakan cepat, Kapolresta memastikan pungli di Pelabuhan Tenau sudah tidak ada lagi! Namun, ia tetap membuka jalur pengaduan dan meminta warga tetap waspada. “Kalau masih ada yang mencoba-coba melakukan pungli, laporkan! Kami sikat sampai bersih!” pungkasnya.

Langkah tegas ini mendapat respons positif dari warga. “Baru sekarang ada tindakan nyata! Semoga begini terus!” komentar salah satu netizen. Pelabuhan Tenau kini di bawah pengawasan penuh. Mafia pungli? Tamat sudah!(tim).

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *