Kupang, – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi membuka turnamen Grasstrack Sepeda Kayu Putih Season III, yang berlangsung di Jalan A.H. Nasution, RT 19/RW 005, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, pada Kamis (19/6). Ajang balap sepeda ini kembali digelar sebagai bagian dari upaya membangun semangat sportivitas, memperkuat karakter generasi muda, sekaligus menggairahkan ekonomi kerakyatan di Kota Kupang.
Hadir dalam seremoni pembukaan, Wakil Bupati Alor, Rocky Minaryo, S.H., M.H., yang turut membawa rombongan peserta dari Kabupaten Alor, sebagai bentuk dukungan dan partisipasi lintas daerah. Turut hadir pula sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda, di antaranya Ketua Karang Taruna Kelurahan Kayu Putih, Nitanel Nggoek, Ketua LPM Kayu Putih, Simon Lulupoi, dan Ketua Majelis GMIT Gloria Kayu Putih, Pdt. Yeri Yakub Hawu, S.Th. Wali Kota Kupang didampingi oleh Plt. Camat Oebobo, Johanes D.B.B. Assan, S.Kom., serta perwakilan dari Kelurahan Kayu Putih.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah dalam mendukung kegiatan-kegiatan positif masyarakat, khususnya yang menyasar generasi muda. Ia mengajak seluruh warga untuk memandang Kota Kupang bukan hanya sebagai warisan dari masa lalu, tetapi juga sebagai titipan dari generasi masa depan yang harus dijaga dan diwariskan dalam keadaan yang lebih baik.
“Acara seperti ini bukan hanya soal olahraga. Ini tentang pembentukan karakter, mental juara, dan semangat kebersamaan. Skill memang penting, tapi mental adalah kunci. Tanpa mental yang kuat, keahlian tidak akan membawa kita pada kemenangan sejati,” ujar Wali Kota dengan penuh semangat.
Lebih jauh, ia mendorong para peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai batu loncatan menuju prestasi yang lebih tinggi di bidang olahraga balap sepeda. Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin, konsistensi, dan keberanian bermimpi bagi generasi muda Kota Kupang.
Tak hanya berdampak pada pembinaan karakter, Wali Kota juga menyoroti potensi ekonomi dari event ini. Menurutnya, keramaian yang diciptakan oleh kegiatan positif seperti Grasstrack ini menjadi peluang nyata bagi pelaku UMKM dan warga sekitar. “Setiap keramaian yang membawa energi positif adalah titik awal dari pertumbuhan ekonomi lokal. Ini bukan sekadar balapan, ini adalah perputaran harapan dan ekonomi rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Yanuar Frans Ndaok, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat gotong royong serta kepedulian terhadap pengembangan potensi lokal. Ia menekankan bahwa Grasstrack ini dirancang untuk memberikan ruang ekspresi dan aktualisasi bagi generasi muda, serta sebagai sarana untuk menghidupkan ekonomi warga setempat.
Event tahun ini berhasil menarik perhatian luas, dengan diikuti oleh 220 peserta dari berbagai tim dan individu, baik dari Kota Kupang maupun luar daerah. Kegiatan ini diselenggarakan atas inisiatif Karang Taruna Kelurahan Kayu Putih, didukung oleh sponsor, mitra kerja, dan simpatisan. Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Bapak Berto Henuk dan keluarga yang telah mengizinkan penggunaan lahan sebagai arena perlombaan.
Acara pembukaan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Wali Kota Kupang, yang disambut sorak antusias para peserta dan penonton. Suasana penuh semangat itu menjadi awal dari rangkaian perlombaan yang tidak hanya menantang adrenalin, tetapi juga menumbuhkan harapan akan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak muda Kupang.
Dengan kesuksesan yang diraih, panitia berharap Grasstrack Sepeda Kayu Putih tidak berhenti di Season III saja, tetapi terus berlanjut sebagai ajang tahunan yang membanggakan. Harapan pun mengalir, agar semangat sportivitas, persatuan, dan pemberdayaan masyarakat terus tumbuh dari lintasan tanah ini—menjadi simbol kemajuan bersama.(***).

Tinggalkan Balasan