“Sebanyak 605 Atlet Berlaga di Diklat Taekwondo Championship 2,PT Bumi Indah Siapkan Hadiah Spektakuler”

Kupang,– Sebanyak 605 atlet dari 16 dojang resmi di Kota Kupang memadati GOR Oepoi selama tiga hari berturut-turut (10–12 Juli 2025) dalam ajang bergengsi Diklat Taekwondo Championship 2 Tingkat Kota Kupang. Kejuaraan ini menjadi panggung penting untuk menjaring bibit-bibit unggul dan mengukur hasil pembinaan cabang olahraga taekwondo di Kota Kupang maupun Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Panitia, I Made Tupu A. Putra, S.H., menyebutkan bahwa kejuaraan mempertandingkan dua nomor utama: Kyorugi (pertarungan) dan Poomsae (jurus). Ia menegaskan, ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari proses pembinaan jangka panjang.

“Kami ingin melahirkan atlet-atlet potensial yang siap mewakili Kota Kupang di level regional, nasional, bahkan internasional. Ini adalah investasi jangka panjang untuk taekwondo NTT,” ujar Made.

 

Hadiah Sepeda Listrik dan Uang Pembinaan

Menariknya, kejuaraan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk PT Bumi Indah sebagai sponsor utama. Perusahaan tersebut menyediakan hadiah spektakuler untuk para juara umum:

Juara Umum 1: Sepeda listrik + Rp 5 juta

Juara Umum 2: Sepeda listrik + Rp 3 juta

Juara Umum 3: Sepeda listrik + Rp 2 juta

 

Selain itu, panitia juga akan memilih 8 atlet terbaik (MVP) dari berbagai kelas untuk menerima penghargaan khusus beserta uang pembinaan.

Didukung Aparat dan Layanan Kesehatan

Demi memastikan kelancaran acara, panitia bekerja sama dengan Polresta Kupang Kota yang menurunkan 15 personel pengamanan. Sementara di sisi layanan medis, Puskesmas Cikuman melalui Dinas Kesehatan Kota Kupang disiagakan selama kejuaraan berlangsung.

Pada aspek teknis pertandingan, kejuaraan ini didukung 15 wasit bersertifikasi – termasuk satu wasit nasional utusan Pengprov Taekwondo Indonesia NTT.

Meychela Kamengasa Jadi Inspirasi

Sosok inspiratif juga hadir dalam cerita kejuaraan ini. Meychela Arseminda Kamengasa, atau akrab disapa Mike, adalah atlet binaan yang pernah mewakili NTT pada PON XXI Aceh–Sumut 2024. Kini, ia sukses meraih impian menjadi Polisi Wanita (Polwan) melalui jalur prestasi taekwondo.

“Mike membuktikan bahwa taekwondo bukan hanya mencetak juara di arena, tapi juga membuka jalan menuju masa depan. Ia inspirasi bagi generasi muda,” ungkap Ketua Dojang Diklat Kupang, Igor Paku.

Kejuaraan ini diharapkan menjadi cikal bakal lahirnya atlet-atlet emas yang akan mengharumkan nama Kota Kupang dan NTT di kancah nasional hingga internasional. Dengan semangat kompetitif dan pembinaan berkelanjutan, Diklat Taekwondo Championship 2 menjadi simbol komitmen kuat dunia olahraga di daerah ini.

 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *