Wagub NTT Tutup Pameran UMKM HUT ke-67: 8.188 Transaksi, Tahun Depan Digelar Lagi

Kupang — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma menutup Pameran UMKM Hari Ulang Tahun ke-67 Provinsi NTT di Halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Sabtu malam, 20 Desember 2025.

Selama delapan hari pelaksanaan, pameran ini mencatat 8.188 transaksi, menegaskan tingginya minat publik terhadap produk lokal NTT.

Pameran yang mengusung tema “NTT Berjaya, UMKM Berdaya” tersebut melibatkan 87 pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, kriya, hingga produk kreatif berbasis kearifan lokal.

Pemerintah Provinsi NTT menilai kegiatan ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan bagian dari strategi penguatan ekonomi rakyat.

“Pameran ini memberi ruang agar karya dan produk NTT semakin dikenal, dibeli, dan dicintai masyarakat,” kata Johni Asadoma dalam sambutannya.

Menurut Johni, pergerakan ekonomi yang ditopang UMKM akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan pentingnya mendorong kreativitas dan inovasi pelaku usaha lokal sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ketika kreativitas tumbuh dan ekonomi bergerak naik, kesejahteraan masyarakat ikut meningkat. Itu tujuan kita,” ujarnya.

Johni juga mengajak masyarakat menumbuhkan kebanggaan terhadap produk daerah. Ia menilai kecintaan terhadap produk lokal merupakan kunci kemandirian ekonomi NTT.
“Kita harus mengobarkan semangat cinta produk NTT,” tegasnya.

Di hadapan pengunjung, Johni menyampaikan apresiasi kepada pelaku UMKM, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat.

Ia pun memastikan kegiatan serupa akan kembali digelar tahun depan.
“Setuju ya, tahun depan kita buat lagi,” ucapnya, disambut sorak pengunjung.
Penutupan pameran berlangsung meriah dengan penampilan Silet Open Up, musisi asal NTT. Suasana semakin semarak dengan deretan pohon Natal yang menghiasi kawasan Jalan El Tari, menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.

Seorang pengunjung asal Amerika Serikat, Chris Marteen, mengaku terkesan dengan atmosfer acara dan keramahan masyarakat Kupang. “NTT luar biasa. Acaranya sangat hidup, dan orang-orangnya ramah,” katanya.

Apresiasi juga datang dari kalangan muda. Roby Triyono, mahasiswa di Kupang, menilai pameran UMKM perlu digelar rutin dan menjangkau seluruh kabupaten/kota di NTT. “Produk UMKM lokal harus terus diberi ruang, dan anak muda siap mendukung,” ujarnya.

Acara penutupan turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih, Pelaksana Harian Sekda Provinsi NTT Flouri Rita Wuisan, jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta insan pers.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *