Dua Gadis Amarasi Korban PJTKI Abal-Abal Berhasil dipulangkan

Gebrakan Organisasi Milenial Amarasi Raya patut di ancungi jempol Sebab, Kerja keras organisasi yang dipenuhi oleh kaum muda ini berhasil pulangkan dua orang gadis asal Amarasi yang di Tipu PJTKI abal-abal.

Setelah melalui proses panjang,Anita Bolle dan Sariana Bolle tiba di Kupang pada jumat, 26 April 2024 dengan menggunakan pesawat Citylink.

Kepulangan mereka ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri dari organisasi yang diberi nama FORMASI (Forum Milenial Amarasi) pasalnya kedua tenaga kerja wanita ini berhasil dipulangkan karena perjuangan keras dari organisasi yang didirikan oleh kaum muda ini.

Kedatangan kedua tenaga kerja yang disekap ini dijemput langsung oleh ketua Formasi Dedi Boimata dibandara El-tari Kupang.

Kepada media ini Ia menjelaskan bahwa,seluruh anggota Formasi tentunya bersyukur karena berjuang untuk memulangkan Kedua saudara ini bisa berjalan dengan baik.” bersyukur kata yang harus saya sampaikan,” tegasnya.

Dia juga berterima kasih kepada semua pihak terkait khususnya kepada saudara Doni poni yang telah mengurus dari Jakarta hingga sampai ke Kupang.

“Ucapkan terima kasih besar-besarnya kepada semua pihak terkait yang telah membantu proses ini,” kata dia.

Ia menegaskan, pada Sabtu tanggal 27 April 2024 kedua tenaga kerja ini akan memberi keterangan terkait permasalahan tersebut di Polres Kupang.

Sebelumnya, berdasarkan laporan polisi yang di terima Polres Kupang pada hari Jum’at tanggal 01 Maret 2024 dengan nomor : STPL/B/68/III/2024/SPKT/Polres Kupang/Polda NTT oleh seorang ibu yang bernama Blandina Bole-Meo yang merupakan ibu kandung dari Sariana Bolle yang di duga menjadi korban TPPO (tindak pidana perdagangan orang).

Diketahui Sariana Bolle merupakan seorang gadis yang berasal dari kelurahan Buraen kecamatan Amarasi Selatan kabupaten Kupang NTT

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *