“PSI Buka Kotak Pandora: Kekuatan Triple Threat: Jokowi, Gibran, Kaesang.”

Kupang, – Gelombang dukungan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, akhirnya berbuah manis. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTT secara resmi mengonfirmasi bahwa mantan Presiden Jokowi akan melaksanakan safari politik perdana pasca-jabatan, dengan NTT menjadi salah satu dari tiga provinsi prioritas utama bersama Lampung dan Jawa Barat.

Konfirmasi ini disampaikan oleh Sekretaris DPW PSI NTT sekaligus Anggota DPRD NTT, Junaidin Mahasan, dalam diskusi publik di Pos Kupang, Jumat (5/6/2026). Kehadiran Jokowi di Bumi Flobamora dinilai bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan momen bersejarah untuk membalas kerinduan rakyat NTT dan menyuntikkan energi besar bagi konsolidasi kekuatan PSI di tingkat akar rumput.

Junaidin Mahasan menjelaskan bahwa agenda safari politik ini telah dirancang matang sejak lama. Komitmen Jokowi untuk bekerja total memenangkan PSI telah ditegaskan sejak Kongres PSI di Solo pada 2025 dan diperkuat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar pada Januari 2026.

“Apapun dinamika politik di Indonesia, kehadiran Pak Jokowi selalu menjadi magnet perhatian. Bagi kami di PSI, ini adalah energi baru. Beliau siap berkeliling ke 38 provinsi, bahkan hingga ke tingkat kecamatan. Namun, NTT memiliki tempat spesial di hati beliau karena tingginya cinta rakyat di sini,” ujar Junaidin.

Menurut data yang dipaparkan Junaidin, dukungan elektoral masyarakat NTT terhadap Jokowi mengalami peningkatan signifikan, dari 60,09% pada Pemilu 2014 menjadi 80,57% pada Pemilu 2019. Fakta ini menunjukkan bahwa Jokowi bukan hanya pemimpin masa lalu, tetapi figur yang masih sangat dirindukan kehadirannya.

“Banyak warga NTT yang rela jauh-jauh ke Solo hanya untuk bertemu beliau setelah masa jabatan berakhir. Kunjungan ini adalah bentuk ‘pulang’ dan balas budi kepada masyarakat yang setia,” tambah Ketua Fraksi PSI DPRD NTT ini.

Sinergi Tiga Generasi: Jokowi, Gibran, dan Kaesang

Kehadiran Jokowi di NTT juga dimaknai sebagai penguatan struktur kepemimpinan PSI yang kini dipimpin oleh Kaesang Pangarep (Ketua Umum PSI) dan didukung oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Junaidin menilai kolaborasi tiga generasi ini menciptakan kombinasi kekuatan politik yang sulit ditandingi.

“Pak Jokowi adalah patron dan legacy terbesar PSI. Dengan pengalaman kenegarawanan beliau, ditambah energi muda Mas Kaesang dan posisi strategis Mas Gibran, PSI akan semakin solid. Di NTT, kehadiran beliau adalah amunisi luar biasa untuk memperluas basis massa dan memperkuat narasi perubahan,” jelas Junaidin.

Tujuan utama safari politik ini adalah pertemuan langsung (face-to-face) dengan kader, relawan, dan tokoh masyarakat. PSI ingin memastikan bahwa suara dari daerah terpencil didengar dan aspirasi lokal terintegrasi dalam peta jalan partai nasional.

DPW PSI NTT menegaskan bahwa inisiatif undangan kepada Jokowi berasal dari dorongan kuat kader dan masyarakat NTT sendiri. PSI NTT berkomitmen untuk mempersiapkan logistik, keamanan, dan partisipasi massa agar kunjungan ini berjalan lancar, meriah, dan bermartabat.

“Kami mengundang seluruh elemen masyarakat NTT untuk menyambut kedatangan Bapak Joko Widodo. Mari kita tunjukkan bahwa NTT adalah rumah bagi persatuan, kerja nyata, dan semangat gotong royong yang diusung PSI,” pungkas Junaidin.

Hingga berita ini di tayang, jadwal pasti dan rute kunjungan sedang difinalisasi oleh tim sukses nasional PSI dan kantor mantan Presiden Jokowi. Informasi lebih lanjut akan segera diumumkan melalui kanal resmi DPW PSI NTT.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah partai politik modern yang mengusung nilai-nilai toleransi, kesetaraan gender, anti-korupsi, dan meritokrasi. Di NTT, PSI aktif memperjuangkan kesejahteraan rakyat melalui program-program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *