KADIN Ambil Langkah Strategis dan Briliant Atasi Kelangkaan Beras di NTT

Ketua Kamar Dagang dan Industri Nusa Tenggara Timur Nus Tenggara Timur Bobby Liyanto mengatakan untuk mengatasi kelangkaan beras di NTT KADIN mengambil langkah konkret dan terbilang brilliant, yakni dengan memproduksi beras jenis premium di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Pasalnya,dengan langkah ini diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar dan meredakan kekhawatiran akan kelangkaan beras di wilayah tersebut.

Menurut Bobby Liyanto produksi beras premium ini menjadi salah satu strategi untuk mengatasi kelangkaan beras yang telah menjadi perhatian serius bagi masyarakat NTT.

Beras Premium Labuan Bajo kata Bobby diproduksi dengan standard internasional, dan dikelola oleh masyarakat lokal sendiri, yakni petani sawah Lembor.

Bobby menambahkan, beras premium tersebut, justru digunakan dan dikonsumsi saat kegiatan sebesar ASEAN Summit.

Ditengah melonjaknya harga beras,kata Boby  KADIN NTT melaunching produk unggulan namanya Beras Premium Labuan Bajo.” Berbeda dengan produk lainnya, beras premium ini, diproduksi dengan standard internasional, asli NTT, yang dikelola oleh petani sawah lokal yakni Lembor, Manggrai Barat. Menariknya lagi, beras ini dikonsumsi para tamu VIP saat perhelatan akbar ASEAN Summit di Labuan Bajo,” ujarnya di Hotel Harper pada Senin tanggal 21 Mei 2024.

Produksi beras premium di Manggarai Barat tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga untuk mengakomodasi permintaan pasar yang lebih luas. Kualitas premium dari beras ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen di dalam maupun di luar wilayah NTT. (*)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *