Pemerintah Kota Kupang terus memperkuat komitmennya dalam menurunkan angka stunting melalui berbagai program strategis lintas perangkat daerah. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan oleh Dinas Sosial Kota Kupang melalui penyaluran bantuan sosial yang lebih terarah kepada keluarga miskin dan rentan.
Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Johanes Don Bosco Assan, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa Dinas Sosial berperan penting dalam memperkuat dukungan ekonomi keluarga sebagai salah satu faktor penentu keberhasilan penanggulangan stunting.
“Upaya kami dilakukan dengan memberikan bantuan sosial, baik berupa bansos uang, bansos barang, maupun bansos jasa. Bantuan ini diberikan kepada masyarakat miskin yang berada di wilayah Kota Kupang sebagai bentuk perlindungan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.
Menurut Don Bosco Assan, data anak stunting berada pada Dinas Kesehatan, sementara data keluarga berisiko stunting berada pada Dinas P2KB, sedangkan Dinas Sosial mengambil peran melalui penguatan intervensi bantuan sosial yang berdampak langsung pada kondisi ekonomi keluarga penerima manfaat.
PKH: Program Strategis untuk Cegah dan Turunkan Stunting
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini menyasar kelompok paling rentan yang berkaitan erat dengan upaya pencegahan stunting, yaitu:
- Ibu hamil
- Ibu menyusui
- Bayi dan balita
- Anak usia sekolah
Melalui PKH, keluarga penerima manfaat memperoleh dukungan finansial yang membantu pemenuhan kebutuhan gizi, kesehatan, dan pendidikan anak. Program ini terbukti dapat mencegah sekaligus menurunkan risiko stunting pada keluarga miskin.
“PKH sangat membantu keluarga miskin dalam memenuhi kebutuhan dasar anak sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan. Program ini berkontribusi langsung terhadap penurunan angka stunting di Kota Kupang,” tambah Don Bosco Assan.
Komitmen Mendukung Program Prioritas Wali Kota Kupang
Langkah Dinas Sosial ini sejalan dengan arahan dan program prioritas Wali Kota Kupang dalam mempercepat penanganan stunting secara terpadu. Pemerintah Kota Kupang terus menggalang kolaborasi antardinas agar intervensi tidak berjalan sendiri-sendiri, namun saling melengkapi untuk menghasilkan dampak maksimal.
Melalui pendekatan terintegrasi—mulai dari pendataan, intervensi kesehatan, pendampingan keluarga, hingga bantuan sosial—Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan bebas stunting.
Dengan sinergi yang tepat, program-program sosial seperti PKH dapat menjadi pendorong utama dalam membangun keluarga yang lebih sejahtera serta memastikan anak-anak Kota Kupang tumbuh optimal dan memiliki masa depan lebih cerah.(Adevertorial).

Tinggalkan Balasan