Pemerintah Kota Kupang terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui program Kupang Sehat, sebuah inisiatif terpadu yang berfokus pada peningkatan pelayanan kesehatan, pemenuhan gizi masyarakat, serta percepatan penurunan angka stunting. Sebagai daerah yang masih menghadapi prevalensi stunting cukup tinggi, berbagai upaya inovatif dan kolaboratif menjadi langkah yang sangat dibutuhkan.
Salah satu pihak yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya tersebut adalah Andre Hartanto, SP., OG., Founder La Moringa Indonesia. Dalam pernyataannya, Andre menyampaikan apresiasi mendalam terhadap langkah pemerintah kota dalam mengutamakan isu stunting sebagai agenda prioritas pembangunan kesehatan.
“Kami sangat menyambut baik dan mendukung penuh program Kupang Sehat yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Kupang. Penurunan angka stunting merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan komitmen, sinergi, dan ketekunan. Pemerintah telah mengambil langkah yang tepat dan strategis dalam menangani persoalan ini,” ujar Andre.
Kelor sebagai Sumber Gizi Strategis dalam Pencegahan Stunting
Dalam kesempatan tersebut, Andre menjelaskan bahwa kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman lokal yang memiliki potensi luar biasa dalam mendukung pemenuhan gizi, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak pada masa pertumbuhan. Dengan kandungan nutrisi tinggi—mulai dari protein, zat besi, kalsium, vitamin A, vitamin C, antioksidan, serta berbagai mineral esensial lainnya—kelor dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan dalam pencegahan dan penanganan stunting.
“Kelor adalah salah satu sumber gizi alami yang paling lengkap dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Kota Kupang dan NTT memiliki potensi kelor yang sangat besar. Bila dimanfaatkan secara optimal, kelor dapat menjadi salah satu solusi efektif dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi keluarga, khususnya anak-anak pada masa emas pertumbuhan,” jelas Andre.
Ia juga menekankan bahwa kelor bukan hanya sekadar tanaman pangan lokal, tetapi juga memiliki kualitas nutrisi yang telah diakui secara ilmiah dan digunakan di berbagai negara untuk intervensi gizi.
Ajakan kepada Masyarakat untuk Berperan Aktif
Melihat kondisi stunting di Kota Kupang yang masih menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia, Andre mengajak seluruh masyarakat untuk mulai membiasakan konsumsi kelor sebagai bagian dari pola makan harian.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Kupang untuk menjadikan kelor sebagai bagian dari konsumsi rutin keluarga. Dengan mengonsumsi kelor secara teratur, kita dapat bersama-sama membantu menekan laju peningkatan stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa konsumsi kelor dapat dilakukan dalam berbagai bentuk olahan, mulai dari sayur kelor, teh kelor, hingga produk turunan lainnya yang telah diolah secara higienis dan terstandarisasi.
Komitmen La Moringa Indonesia dalam Mendukung Pemerintah
Sebagai pelaku usaha lokal yang konsisten mengembangkan produk berbasis kelor, La Moringa Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung langkah pemerintah dalam mengatasi stunting melalui berbagai program edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Bentuk dukungan tersebut meliputi:
Peningkatan literasi gizi masyarakat melalui sosialisasi manfaat kelor
Pelatihan dan pendampingan bagi petani kelor untuk meningkatkan kualitas produksi
Penyediaan produk turunan kelor yang aman, bergizi, dan berkualitas
Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam program penanganan stunting
“Penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan tumbuh sehat dan optimal. La Moringa Indonesia siap menjadi bagian dari solusi tersebut,” tambah Andre.
Menuju Kota Kupang yang Lebih Sehat dan Berdaya Saing
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat, Pemerintah Kota Kupang optimis bahwa percepatan penurunan angka stunting dapat tercapai secara signifikan. Pemanfaatan kelor sebagai pangan lokal bergizi tinggi diharapkan menjadi salah satu langkah strategis yang memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh warga Kota Kupang untuk terus mendukung program Kupang Sehat, demi mewujudkan generasi yang kuat, sehat, cerdas, dan berdaya saing.(Advertorial).

Tinggalkan Balasan