Kupang – Maraknya modus penipuan digital yang mengatasnamakan lembaga keuangan kembali menjadi perhatian serius Bank NTT. Melalui kanal resmi WhatsApp, bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur ini mengimbau seluruh nasabah untuk lebih waspada dan bijak dalam menerima informasi daring.
“Waspada Penipuan! Jangan mudah percaya! Selalu cek kebenaran informasi sebelum bertindak,” demikian pesan peringatan yang disampaikan Bank NTT kepada para nasabahnya. Pesan tersebut menjadi bagian dari kampanye edukasi yang terus digencarkan guna melindungi nasabah dari ancaman kejahatan siber yang kian canggih.
Bank NTT menyoroti berbagai modus penipuan yang sering terjadi, antara lain pesan mencurigakan yang meminta data pribadi, upaya memperoleh kode OTP, hingga tautan palsu yang diarahkan untuk mencuri informasi rekening.
Sebagai langkah preventif, Bank NTT memberikan empat tips penting kepada masyarakat:
✅ Jangan pernah mengklik tautan mencurigakan dari sumber tidak resmi.
✅ Abaikan instruksi yang tidak berasal dari kanal resmi Bank NTT.
✅ Jangan berikan data pribadi, PIN, atau kode OTP kepada siapa pun.
✅ Pastikan komunikasi hanya dilakukan melalui kanal resmi Bank NTT.
Untuk memudahkan verifikasi, Bank NTT juga menyediakan layanan call center di 14013 atau WhatsApp resmi di 08113814013 bagi nasabah yang menerima pesan atau informasi meragukan.
“Di era digital, menjaga keamanan data pribadi bukan hanya tanggung jawab bank, tetapi juga kesadaran bersama. Kami berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat agar transaksi digital semakin aman dan nyaman,” ujar pihak manajemen Bank NTT.
Slogan “Transaksi di Bank NTT = Membangun NTT” bukan sekadar kata-kata, tetapi juga cerminan komitmen Bank NTT untuk membangun kesadaran literasi digital dan menciptakan ekosistem perbankan yang aman bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Bank NTT berharap kampanye ini mampu mendorong nasabah untuk lebih cermat dan tidak mudah terjebak dalam berbagai bentuk penipuan yang berpotensi merugikan.(Arnold).

Tinggalkan Balasan