Ketua LVRI Pusat Hadiri Launching Program Terpadu di Belu, Tanda Dukungan Penuh bagi Veteran Perbatasan

Belu,– Sejarah baru tercipta di Kabupaten Belu, daerah yang berbatasan langsung dengan Timor Leste, ketika Ketua Umum Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Pusat, Letjen TNI (Purn) HBL Mantiri, hadir langsung dalam acara launching program terpadu LVRI di Markas Cabang Belu, Jumat (22/8/2025). Kehadiran orang nomor satu di tubuh LVRI ini bukan hanya simbol kebersamaan, melainkan juga pengakuan tegas atas eksistensi dan kepemimpinan LVRI Belu di bawah kendali Stefanus Atok Bau.

Acara yang digelar di kantor Macab LVRI Belu tersebut berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat persaudaraan. Turut hadir Wakil Ketua LVRI, Sekjen LVRI, Ketua Mada LVRI Kupang, Ketua Macab Belu Stefanus Atok Bau beserta jajaran, kuasa hukum LVRI Fransisco Bernando Bessi, anggota DPRD Belu, serta sejumlah tamu undangan dari unsur pemerintahan dan masyarakat.

Dalam pernyataannya kepada media, Sabtu (23/8/2025), Fransisco Bernando Bessi yang selama ini mendampingi LVRI secara hukum, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran pimpinan pusat LVRI di Belu. Menurutnya, langkah ini menjadi bukti nyata bahwa perjuangan para veteran di wilayah perbatasan mendapat perhatian khusus dari jajaran pusat.

“Kehadiran Ketua LVRI Pusat beserta jajaran di Belu adalah bentuk pengakuan resmi terhadap kepemimpinan Bapak Stefanus Atok Bau. Ini bukan sekadar kunjungan, melainkan pesan moral agar kita semua menghentikan perpecahan dan bersatu memperjuangkan hak-hak para pejuang bangsa,” tegas Fransisco.

Ia juga menekankan bahwa berbagai narasi negatif yang kerap diarahkan kepada Stefanus Atok Bau harus segera diakhiri. Menurutnya, perpecahan internal justru melemahkan perjuangan LVRI dalam memperjuangkan kesejahteraan para veteran yang telah mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara.

“Mari kita hentikan semua polemik. Veteran adalah aset bangsa, pejuang yang telah memberi segalanya untuk kemerdekaan. Saatnya kita bergandengan tangan bersama LVRI Belu di bawah kepemimpinan Bapak Stef Atok, agar suara para veteran semakin kuat dan hak-hak mereka benar-benar terwujud,” tandas Fransisco.

Momen kebersamaan di Belu ini meninggalkan kesan mendalam bagi para tamu undangan. Kehadiran langsung Ketua LVRI Pusat di perbatasan diyakini akan memberi energi baru bagi para veteran serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menghormati jasa para pejuang.

Bagi masyarakat Belu, acara ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan tonggak baru kebangkitan semangat veteran di wilayah perbatasan yang strategis. Harapan besar kini tertuju pada LVRI Macab Belu untuk menjadi motor perjuangan dalam memperjuangkan kesejahteraan, penghormatan, dan keberpihakan nyata bagi para pejuang yang masih hidup.

 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *