Yusinta Ningsih Nenobahan: “Tetap Kuat, Badai Ini Pasti Berlalu”

TTS, – Dalam momen penuh haru di GOR Nekamese, Yusinta Ningsih Nenobahan (YNS) mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada para pengungsi korban longsor di Desa Kuatae, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten TTS. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten TTS yang telah memberikan ruang bagi mereka untuk saling berbagi cerita dan menguatkan satu sama lain di tengah cobaan berat ini.

Dalam pesannya yang penuh empati, YNS mengimbau para korban agar tetap berada di lokasi pengungsian yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini disampaikannya mengingat peringatan dari BMKG yang memprediksi hujan deras akan terus mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari ke depan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, dan ia mengajak semua pihak untuk mempercayakan proses penanganan kepada pemerintah daerah yang tengah berupaya keras mencari solusi terbaik bagi warga terdampak.

Kita percaya, Pemda TTS sedang melakukan yang terbaik. Mari kita bersabar dan berdoa agar Tuhan membuka jalan bagi setiap usaha yang telah dan akan dilakukan,” ungkap YNS.

Tak sekadar kata-kata, YNS menegaskan bahwa doa dan perhatiannya selalu menyertai para korban longsor. Ia meyakini bahwa ujian ini akan berakhir dengan harapan baru bagi warga Desa Kuatae.

Saya menaruh seluruh saudara yang terdampak dalam hati saya. Setiap doa yang saya panjatkan, selalu ada harapan agar Tuhan membukakan jalan bagi kalian semua. Percayalah, badai ini pasti berlalu,” ujarnya dengan suara yang penuh keteguhan.

Di akhir pernyataannya, YNS kembali mengucapkan terima kasih kepada Pemda TTS yang telah memberikan perhatian penuh terhadap nasib para korban. Ia berharap, di lain kesempatan, bisa bertemu kembali dalam situasi yang lebih baik, penuh kebahagiaan, dan tanpa duka.

Pesan ini bukan sekadar ungkapan simpatik, tetapi juga panggilan untuk tetap kuat, bersatu, dan percaya bahwa secercah cahaya akan segera datang. Bagi warga Desa Kuatae, ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kebangkitan bersama.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *