Kupang,– Gedung Hotel Aston Kupang bergetar, bukan karena gempa, melainkan karena debaran jantung 38 wisudawan STIM Kupang Angkatan 21. Bulan Maret 2025, gedung megah itu akan menjadi saksi bisu sebuah perhelatan istimewa: wisuda yang bukan sekadar seremonial kelulusan, melainkan sebuah perayaan monumental, sebuah simfoni keberhasilan yang dipadukan dengan keindahan budaya Nusa Tenggara Timur (NTT). Bayangkanlah, sebuah permadani raksasa yang ditenun dari benang-benang emas prestasi, dihiasi dengan motif-motif budaya NTT yang memukau.
Ketua Panitia, Bapak Alexander Aldrin, dengan senyum penuh harap, mengungkapkan kesiapan yang telah mencapai 80 persen. “Kami tidak sekadar menyelenggarakan wisuda,” ujarnya, suaranya bergema bak gong yang menggema di lembah, “tetapi menciptakan sebuah pengalaman yang tak terlupakan bagi para wisudawan, sebuah pesta rakyat yang meriah, sebuah perayaan keberhasilan yang diwarnai dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.”
Persiapan matang telah dilakukan. Izin dari LLDIKTI telah dikantongi, gladi kotor pun telah sukses dilaksanakan, menandai babak akhir dari rangkaian kerja keras yang panjang. Konsep wisuda ini jauh dari kesan formal dan kaku. Bayangkanlah, sebuah perpaduan harmonis antara kearifan lokal dan modernitas. Kostum-kostum adat NTT yang berwarna-warni akan mewarnai ruangan, menciptakan suasana meriah bak karnaval budaya. Alunan merdu lagu-lagu daerah NTT akan menemani setiap langkah, menghanyutkan para hadirin dalam suasana penuh haru dan bangga. Tarian-tarian tradisional akan menghiasi panggung, menceritakan kisah-kisah leluhur yang penuh hikmah.
Wisuda ini bukan sekadar perpisahan, tetapi sebuah permulaan. 38 wisudawan dari satu program studi dan satu jurusan ini akan melangkah menuju samudra luas dunia kerja. Mereka bukan sekadar pelajar, tetapi pelaut-pelaut tangguh yang telah dibekali pengetahuan, keterampilan, dan mentalitas yang kuat. Mereka adalah bintang-bintang yang siap bersinar, menerangi dunia dengan karya-karya mereka. Mereka telah ditempa sedemikian rupa, siap menghadapi ombak besar dan badai yang akan mereka hadapi di dunia kerja.
Para wisudawan telah mempersiapkan diri dengan matang. Mereka telah mengerahkan segenap daya dan upaya untuk mencapai puncak prestasi. Mereka telah mengalami proses pembelajaran yang menantang, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian mereka. Kini, mereka siap untuk mengarungi samudra luas dunia kerja, mencari harta karun pengetahuan dan pengalaman. Mereka adalah generasi muda yang bersemangat, berkarya, dan berintegritas.
Wisuda Angkatan 21 STIM Kupang bukan sekadar titik akhir, tetapi sebuah titik awal. Sebuah awal dari petualangan baru, sebuah awal dari perjalanan panjang menuju masa depan yang gemilang. Semoga “pelayaran” mereka di samudra luas dunia kerja dipenuhi dengan keberhasilan dan kebahagiaan. Semoga wisuda ini menjadi kenangan indah yang akan selalu dikenang.

Tinggalkan Balasan