Akibat tidak menepati janji yang telah disepakati bersama antara pemerintah desa dan PT Yasa membuat warga gerah dan mengancam memblokade lokasi tambang galian c di desa Loli,Kecamatan Polen Kabupaten TTS.
Hal ini disampaikan Kepala Desa Loli Yupiter Mella kepada tim media saat ditemui di kantor desa Loli pada hari sabtu 27 April 2024.
Yupiter mengatakan bahwa akibat PT Yasa meningkari janjinya warga masyarakat desa Loli ancam memblokade lokasi tambang.
Dikatakan di lokasi tambang gajian c tersebut juga masih terlihat beberapa alat berat.
Karena itu pihaknya bersama tokoh masyarakat dan warga meminta niat baik dari pihak perusahaan untuk segera menyelesaikan segala sesuatu berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat.

Menurut Yupiter dalam kesepakatan tersebut ada beberapa poin yang harus di selesaikan misalnya Deker,Gorong- gorong dan juga saluran irigasi persawahan.
Selain itu kata Yupiter ada satu poin yang mengatakan bahwa PT Yasa juga akan mempekerjakan para pemuda dan warg desa Loli.
“Namun janji tersebut tidak ditepati sehingga membuat warga marga dan akan memblokir lokasi yang didalamnya ada beberapa alat berat,”kesal Yupiter.
Bukan hanya Blokade kata Yupiter tapi warga akan segera melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib.
Hal senada disampakan oleh Jofan mengakui sebagai perintis lokasi tambang sejak awal.
Jofan mengatakan tidak menerima sikap perusahaan yang menipu dirinya melakukan survei dan mempertemukan pihak PT Yasa dengan pemilik lahan tambang galian c tersebut.
“Dirinya akan bertemu pihak perusahaan di lokasi hari ini,”ungkap Jofan.(Tim)

Tinggalkan Balasan