Menjelang pilkada serentak Kabupaten TTS 27 November 2024, semua paslon berlomba-lomba tonjolkan konsep dan gagasannya membangun TTS guna mempengaruhi pemilih.
Tak ketinggalan Paket Bersatu, alias Paket Salmun Tabun-Marten Tualaka juga demikian.
Melalui akun facebook Salmun Tabun, Paket Tabun Tualaka menuliskan gagasannya dalam pembangunan ekonomi pertanian dalam kaitan dengan Visi pertamanya yakni menciptakan lapangan kerja.
Bagi Paket Bersatu, dengan org bekerja dan memiliki penghasilan/pendapatan, banyak persoalan bisa diselesaikan.
Makanya paket besatu jadikan isu ini sbg Misi pertama, tulis Salmun Tabun dalam akun pribadinya.
Salmun menambahkan bahwa Menciptakan lap kerja disini, jgn kita pahami sebatas menciptakan lowongan kerja supya org melamar, tapi lebih dari itu, kebijakan pemerintah yg merangsang hidupnya sebuah lapangan kerja, itu juga bagian dari cipta lapangan kerja.
Dirinya mencontohkan, utk sektor pertanian, dengan memudahkan petani untuk bertani menggunakan tehnologi pertanian itu juga cipta lapangan kerja, krn dengan demikian org akan semakin suka bekerja di sektor pertanian.
Paket Tabun-Tualaka juga menyinggung masalah pemasaran hasil pertanian, bahwa untuk menunjang pemasaran hasil pertanian maupun produk UMKM lainnya, selain menggalakan UMKM dan BUMDES, juga perlu membuat program utk meminimalisir capital flight supaya uang APBD 1,7 triliun mesti lebih banyak beredar dalam daerah.
Sebagai langkah konkret mengempang Capital flight tersebut, Paket Tabun Tualaka juga berkomitmen untuk melaksanakan program berwujud padat karya, program pemberdayaan kelompok, pemberian TPP untuk ASN, menaikkan insentif kader Posyandu, RT, RW, Linmas, BPD, perangkat desa, dll.
Alasan Tabun Tualaka karna orang orang dlm elemen ini (ASN, perangkat desa, Linmas, Kader dsb-Red) yang nantinya akan berbelanja sayur milik petani, bukan pemilik CV/PT yg tinggal di Kupang, jakarta DSB, sindir Tabun.
Dari kesemuanya itu, Paket Bersatu akan cermat merencanakan keseimbangan antara proyek fisik maupun program pemberdayaan masyarakat, krn dengan demikian kita akan tetap menjaga perputaran uang dlm daerah yg menghidupkan ekonomi TTS.
Uraian ini diakhiri dengan sebuah kesimpulan bahwa dengan makin beredarnya uang dalam daerah, ekonomi bisa hidup, dan masyarakat akan makin giat bertani, beternak, berdagang dll krna ada yg membeli.
Ini juga bagian dari menciptakan lapangan kerja.

Tinggalkan Balasan