Kupang, 30 Desember 2024 – Bank NTT menutup tahun 2024 dengan serangkaian pencapaian luar biasa, menegaskan perannya sebagai lokomotif pembangunan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Di tengah dinamika ekonomi global, nasional, dan regional, Bank NTT berhasil menunjukkan kinerja solid yang memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat NTT.
Pertumbuhan Kinerja Keuangan yang Impresif
Bank NTT mencatat pertumbuhan positif di berbagai indikator utama. Total aset per 30 Desember 2024 mencapai Rp16,7 triliun, sementara kredit tumbuh menjadi Rp12,774 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan signifikan hingga Rp11,944 triliun, terdiri dari giro, tabungan, dan deposito.
Laba sebelum pajak mencapai Rp240 miliar, naik 45,94% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan manajemen risiko yang efektif dan efisien dalam menghadapi tantangan industri perbankan.
Terobosan Digitalisasi, Menuju Layanan Modern
Bank NTT terus berinovasi melalui digitalisasi layanan. Aplikasi mobile banking mencatat pertumbuhan pengguna hingga 78,49% YoY dengan total transaksi mencapai 6,8 juta. Selain itu, layanan QRIS tumbuh 45,74%, mencerminkan adopsi masyarakat yang semakin luas terhadap teknologi pembayaran modern.
Rencana strategis untuk tahun 2025 mencakup peluncuran layanan internet banking dan kartu kredit, yang diyakini akan memperluas jangkauan serta meningkatkan efisiensi layanan.
Komitmen pada UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi
Sepanjang 2024, Bank NTT memberikan pembiayaan kepada lebih dari 10.000 pelaku usaha mikro dengan plafon mencapai Rp150 miliar. Dukungan terhadap UMKM juga diwujudkan melalui digitalisasi, dengan 3.000 UMKM telah onboarding ke platform e-commerce nasional seperti Tokopedia dan Bukalapak. Tahun depan, Bank NTT menargetkan tambahan 5.000 UMKM baru masuk ke ekosistem digital.
Penguatan Tata Kelola dan Kolaborasi Strategis
Bank NTT terus memperkuat tata kelola perusahaan melalui prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Salah satu langkah besar di 2024 adalah kerja sama strategis dengan Bank Jatim, yang ditandai dengan penandatanganan Shareholder Agreement (SHA). Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam pemenuhan modal inti senilai Rp3 triliun sesuai dengan regulasi OJK.
Siap Sambut Tahun 2025 dengan Optimisme
Menghadapi 2025, Bank NTT berkomitmen untuk semakin adaptif dan inovatif. Fokus pada pemberdayaan UMKM, peningkatan layanan digital, dan sinergi dengan mitra strategis menjadi agenda utama. Dewan Komisaris dan Direksi Bank NTT menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan, pemegang saham, dan masyarakat atas dukungan yang diberikan.
“Momentum akhir tahun ini menjadi refleksi atas apa yang telah kita capai bersama, sekaligus landasan untuk melangkah lebih jauh di tahun mendatang. Dengan semangat kebersamaan, kita siap menghadapi tantangan baru dan terus memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat,” ujar perwakilan Dewan Direksi Bank NTT.
Bank NTT optimistis, tahun 2025 akan menjadi babak baru untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat NTT.

Tinggalkan Balasan