DPRD Dorong Festival Budaya Masuk Agenda Tahunan, Ahmad Talip: Warisan Leluhur Harus Terus Hidup di Kota Kupang

Kupang – Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Talip, menegaskan pentingnya menjadikan event budaya masyarakat sebagai agenda tahunan daerah. Dorongan ini ia sampaikan saat menghadiri Festival Budaya Etnis Sabu yang berlangsung di Kelurahan Airnona, 21–22 Agustus 2025.

Menurutnya, festival budaya bukan sekadar ajang hiburan, melainkan identitas dan kekayaan leluhur yang harus dijaga serta diwariskan lintas generasi.

“Event budaya seperti ini sangat bagus dan DPR mendukung penuh. Harapan kami, tahun depan bisa lebih ditingkatkan. Dari sisi anggaran juga tentu akan diperhatikan. Jadi DPR mendorong, mendorong sangat,” tegas Ahmad Talip di sela-sela acara.

Meriahkan HUT ke-80 RI, Budaya Jadi Perekat Warga

Festival Budaya Etnis Sabu di Airnona berlangsung semarak dengan partisipasi luas warga. Bagi Ahmad Talip, antusiasme itu membuktikan masyarakat masih menjunjung tinggi tradisi sembari memperkaya perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.

“Memang ini dapil saya, tapi apresiasi ini bukan hanya untuk warga Airnona, melainkan untuk seluruh masyarakat Kota Kupang. Luar biasa semangatnya. Budaya seperti ini harus berkelanjutan, jangan berhenti di sini saja,” ungkapnya.

Kolaborasi Masyarakat dan Pemerintah Jadi Kunci

Politisi PSI itu menekankan, keberlanjutan festival budaya tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, melainkan butuh dukungan aktif masyarakat. Kolaborasi inilah yang diyakini akan membuat program pemerintah berjalan efektif.

“Pesan saya, masyarakat harus berkolaborasi dengan pemerintah maupun DPR, supaya program-program pemerintah bisa berjalan baik,” tambahnya.

Dengan dukungan DPRD, Ahmad Talip berharap festival budaya di Kota Kupang dapat berkembang lebih besar, berkesinambungan, dan resmi masuk dalam agenda rutin tahunan. Ia optimistis, jika konsisten dilakukan, event budaya akan menjadi kebanggaan bersama serta daya tarik wisata yang mengangkat citra Kota Kupang di tingkat nasional bahkan internasional.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *