EIC dan Kadin NTT Satukan Visi, Buka Akses Vokasi Dunia”

Kupang, -Mr. Deval Dineshbhai Nirmal, CEO Edinburgh International College (EIC) mengatakan bahwa lembaga ini tidak hanya memperkenalkan program pendidikan, tetapi untuk membangun jembatan masa depan bagi generasi muda Indonesia.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk memperkenalkan program pendidikan, tetapi untuk membangun jembatan masa depan bagi generasi muda Indonesia, khususnya di NTT,” ujar Mr. Deval Dineshbhai Nirmal, CEO Edinburgh International College (EIC), dalam wawancara usai kegiatan sosialisasi yang berlangsung Selasa, 13 Mei 2025, di Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) NTT.

Sebagai Registered Training Organisation (RTO) dan lembaga terdaftar di Commonwealth Register of Institutions and Courses for Overseas Students (CRICOS), EIC memberikan pelatihan kejuruan berkualitas tinggi kepada mahasiswa internasional di Australia. Fokus utama EIC adalah menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri global, mempersiapkan siswa untuk meraih karier yang berdaya saing internasional.
EIC menawarkan program di bidang Business Services (BSB) serta sektor konstruksi dan bangunan seperti Pengecatan & Dekorasi, Pertukangan, Pemasangan Bata, Pemasangan Blok, dan Bangunan & Konstruksi. Kurikulumnya dikembangkan untuk memenuhi standar industri dengan didukung oleh tim pengajar yang profesional dan berpengalaman.

Filosofi pendidikan EIC menekankan pentingnya pembentukan karakter di samping keterampilan teknis.

“Kami di EIC tidak hanya mengajar keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter. Dunia kerja menuntut lebih dari sekadar keahlian; ia membutuhkan sikap, integritas, dan ketangguhan,” tegas Deval.

Keberhasilan EIC memperluas jaringan ke Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan hasil kerja sama erat dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) NTT di bawah kepemimpinan Bapak Bobby Liyanto.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Bobby Liyanto. Tanpa inisiatif dan komitmen beliau, kami tidak akan hadir di sini hari ini,” ungkap Deval.

Bobby Liyanto sendiri menyoroti pentingnya kolaborasi strategis untuk membuka akses pendidikan internasional bagi masyarakat lokal:

“Dalam kegiatan sosialisasi kemarin, hadir empat lembaga pendidikan internasional, termasuk Edinburgh International College, yang datang langsung untuk memperkenalkan program-program mereka. Semua ini terwujud berkat kerja sama Kadin NTT melalui Kadin Institute,” jelasnya.

Inisiatif ini diharapkan menjadi pintu masuk menuju pendidikan vokasi global yang lebih inklusif, terjangkau, dan berdampak langsung bagi masa depan tenaga kerja Indonesia.(**)

 

 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *