Empat Atlet Cilik Taekwondo Asal Kupang Sabet Emas di Kejuaraan Nasional ATF UI 3 Jakarta

Depok, – Prestasi membanggakan datang dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Empat atlet muda dari dojang Naikolan sukses mengharumkan nama daerah dengan menyabet medali emas pada ajang bergengsi ATF UI 3 Taekwondo Championship 2025 yang digelar di Depok, Jawa Barat, sejak 25 hingga 27 Juli 2025.

Empat atlet tersebut adalah Stevano Salatian Junior Bano (Pra Cadet Under 37), Lucky Arif Boymau (Pra Cadet Under 28), Mario Alejandro Bano (Pra Cadet Under 33), dan Evalend Kanya Paulus (Pra Cadet Under 22). Keempatnya tampil impresif dan tak terbendung sejak babak penyisihan hingga final.

Raihan ini menjadi bukti nyata bahwa talenta muda asal Indonesia Timur mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaik di panggung nasional. Tak hanya sekadar kemenangan, pencapaian ini juga mencerminkan dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang tinggi dari para atlet belia.

Peter Bano, salah satu orang tua atlet, menyampaikan rasa syukurnya saat dihubungi pada Sabtu (26/7).

Ia mengapresiasi perjuangan anak-anak serta bimbingan dari pelatih utama Dojang Naikolan, Sabeum Roy Vandiron, yang tak henti-hentinya memberikan latihan dan motivasi kepada para atlet.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Terima kasih kepada Coach Roy yang telah membina mereka dengan sepenuh hati. Juga kepada seluruh keluarga besar dojang Naikolan atas doa dan dukungannya,” ujar Peter.

Lebih lanjut, Peter juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) NTT, Fransisco Bernando Bessi, beserta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan moril dan materiil selama proses persiapan hingga pertandingan.

“Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang menuju prestasi-prestasi yang lebih tinggi. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya di NTT dan Indonesia,” pungkasnya.

Kejuaraan ATF UI 3 sendiri menjadi ajang kompetisi yang bergengsi, mempertemukan para atlet Taekwondo dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya kategori usia dini hingga remaja. Ajang ini tidak hanya sebagai tempat unjuk gigi kemampuan, namun juga menjadi wadah pembinaan karakter dan sportivitas sejak usia muda.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *