Kupang — Suasana Kampus Poltekkes Kemenkes Kupang mendadak tegang pada Selasa, 9 Desember 2025, sekitar pukul 11.30 Wita. Sebuah rombongan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang tiba tanpa pemberitahuan, langsung melakukan penggeledahan terkait dugaan kasus korupsi di institusi pendidikan kesehatan tersebut.
Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang, Shirley Manutede, S.H., M.Hum., yang tiba bersama tim penyidik tepat pukul 11.30 Wita. Setibanya di lokasi, rombongan Kejari langsung menuju ruang rapat kampus dan bertemu dengan sejumlah pejabat Poltekkes Kemenkes Kupang sebelum memulai pemeriksaan.
Menurut pantauan di lapangan, aparat kepolisian dari Polresta Kupang Kota disiagakan untuk melakukan pengamanan ketat. Barisan polisi tampak berjaga di pintu masuk kampus hingga sejumlah titik strategis lainnya guna memastikan penggeledahan berjalan lancar dan tertib.
Tim penyidik terlihat membawa sejumlah berkas dan perangkat penyimpanan data dari beberapa ruangan penting kampus. Aktivitas akademik sempat terhenti sementara lantaran sebagian area kampus dipasangi garis pembatas oleh aparat.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan dokumen dan pengumpulan barang bukti masih berlangsung. Pihak Kejari belum memberikan keterangan resmi mengenai detail kasus yang tengah ditelusuri, namun sumber internal menyebut penggeledahan berkaitan dengan dugaan penyimpangan anggaran dalam beberapa kegiatan institusi.
Perkembangan terbaru dari penggeledahan ini ditunggu publik, mengingat Poltekkes Kemenkes Kupang merupakan salah satu institusi pendidikan kesehatan terbesar di Nusa Tenggara Timur.

Tinggalkan Balasan