Kolaborasi Pemkot Kupang dan Adira Finance Perkuat UMKM, Wali Kota: Ekonomi Bertumbuh, Kota Semakin Melaju

Kupang,– Pemerintah Kota Kupang terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menghadiri pembukaan Adira Expo 2026, yang menjadi wadah promosi, pembiayaan, dan pengembangan usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Adira Finance atas dukungannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Kupang dalam memperluas akses pembiayaan dan memperkuat ekosistem UMKM.
Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak dapat berjalan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Pemerintah menciptakan iklim usaha yang kondusif, dunia usaha membuka peluang dan akses pembiayaan, sementara masyarakat menghadirkan kreativitas, inovasi, dan pasar. Ketika ketiganya berjalan beriringan, daya beli masyarakat meningkat, lapangan kerja bertambah, dan ekonomi Kota Kupang akan tumbuh semakin kuat,” ujar Wali Kota.
Wali Kota juga mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital, dan memperluas pemasaran melalui platform daring agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kupang akan terus menghadirkan berbagai kebijakan dan program yang berpihak kepada UMKM sebagai penggerak utama ekonomi lokal.
Sementara itu, Adira Finance menargetkan pembiayaan sebesar Rp2 miliar selama pelaksanaan Adira Expo 2026. Pada hari pertama, pembiayaan sekitar Rp400 juta telah terealisasi melalui pembiayaan kendaraan serta dukungan modal usaha bagi masyarakat.
Adira Finance juga memberikan apresiasi terhadap program SABOAK (Sunday Market Buat Orang Kupang) yang digagas Pemerintah Kota Kupang. Program tersebut dinilai berhasil menciptakan ruang promosi, memperkuat jejaring pelaku usaha, meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi UMKM.
Pemerintah Kota Kupang optimistis, kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lebih banyak peluang usaha, membuka lapangan kerja baru, serta mewujudkan Kota Kupang yang maju, mandiri, sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan.
“UMKM yang kuat adalah fondasi ekonomi daerah yang tangguh. Ketika UMKM bertumbuh, investasi meningkat, lapangan kerja terbuka, dan Kota Kupang akan melaju menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur,” tutup Wali Kota.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *