Kupang, — Ketua DPW Partai Gema Bangsa Nusa Tenggara Timur (NTT), Jonathan Nubatonis, menegaskan bahwa partainya membutuhkan pemimpin-pemimpin tangguh di tingkat kabupaten yang tidak hanya memiliki minat dalam dunia politik, tetapi juga bersedia berkorban demi membesarkan partai dari akar rumput.
Dalam keterangannya, Nubatonis menyebutkan bahwa ada dua syarat utama yang wajib dimiliki oleh setiap calon ketua partai tingkat kabupaten. Pertama, harus memiliki hobi atau kecintaan yang kuat terhadap politik. Kedua, mampu menjadi sosok yang melahirkan pemimpin—orang-orang yang memiliki semangat besar dan tekad untuk menjadi figur berpengaruh demi kemajuan masyarakat.
“Kalau dua hal ini dimiliki, maka ia pasti akan berkorban untuk membesarkan partai,” ujar Nubatonis saat ditemui di Kantor DPW di Jalan Piet A Tallo pada Kamis, (12/06/ 2025).
Ia juga menekankan bahwa partai politik bukanlah lembaga pemerintah yang bisa bergantung pada anggaran seperti APBD atau APBN. Partai adalah milik rakyat, lahir dari rakyat, dan bergerak untuk rakyat. Maka, semangat gotong royong dan kemandirian menjadi prinsip utama dalam membangun kekuatan partai hingga ke pelosok.
“Partai ini tidak dibiayai oleh negara. Kita bergerak dari desa ke kecamatan, dari kabupaten ke provinsi. Bahkan ke pulau-pulau yang tidak bisa dijangkau dengan berenang—kita butuh pesawat, kita butuh uang,” jelasnya, menyiratkan pentingnya kesiapan logistik dan finansial dalam membangun gerakan politik yang nyata.
Lebih lanjut, Nubatonis menyoroti karakter figur yang dibutuhkan partai saat ini: mereka yang hobi melayani banyak orang. Menurutnya, “Orang besar itu adalah orang yang mau mengurus orang kecil.” Sosok seperti inilah yang layak memimpin partai dan menjadi magnet bagi generasi pemimpin masa depan.
Ia juga menepis anggapan sempit bahwa partai semata-mata mencari keuntungan dari anggota. Sebaliknya, kata dia, partai harus menciptakan iklim yang melahirkan tokoh-tokoh yang mampu memperjuangkan aspirasi rakyat, bukan hanya mengejar proyek atau uang.
“Setiap partai pasti ingin punya ketua yang bisa diandalkan untuk menghasilkan anggota dewan—karena dari sanalah banyak kepentingan masyarakat bisa diperjuangkan secara konkret,” tegasnya.
Partai Gema Bangsa sendiri telah dideklarasikan di NTT sejak Maret 2025 lalu. Sejak Mei, struktur kepengurusan partai sudah terbentuk di empat kabupaten di Pulau Sumba: Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, dan Sumba Timur. Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, dan Belu juga telah menyusul. Namun, masih ada 14 kabupaten lainnya yang belum memiliki kepengurusan resmi.
Jonathan menyatakan komitmennya untuk segera membentuk pengurus di seluruh wilayah daratan Flores, dari Labuan Bajo hingga Lembata. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar partai untuk meratakan struktur dan memperkuat fondasi politik hingga ke tingkat lokal.
Dengan visi yang kuat, tekad yang besar, dan semangat yang menyala, Partai Gema Bangsa di bawah kepemimpinan Jonathan Nubatonis di NTT terus bergerak membangun kekuatan dari akar rumput. Sebuah gerakan yang tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi pada pengabdian dan keberpihakan kepada rakyat.

Tinggalkan Balasan