PSMTI Kota Kupang Gelar Aksi Sosial Ramadan: Bukti Keberagaman yang Mempererat Persaudaraan

Kupang,– Dalam semangat Ramadan yang penuh berkah, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Kupang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama. Tahun ini, mereka menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan kepada umat Muslim di Kota Kupang serta mengadakan buka puasa bersama di Masjid Al Farida Liliba, Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Oebobo.

Ketua PSMTI Kota Kupang, Fransisco Bessi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian dan komitmen untuk mempererat persaudaraan lintas suku, agama, dan budaya.

“Tahun lalu, kami berbagi di empat masjid di Kota Kupang. Kali ini, kami memilih satu titik agar bantuan lebih tepat sasaran. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap Fransisco.

Aksi sosial ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Kombes Pol. Aldinan Manurung, yang mengapresiasi langkah PSMTI dalam menebar kebaikan.

“Kami sangat mendukung inisiatif ini. Semoga bantuan ini bermanfaat dan semakin mendekatkan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Kombes Aldinan, seraya menegaskan bahwa Polresta Kupang Kota siap membantu kelancaran acara ini.

Sementara itu, Sekretaris PSMTI Kota Kupang, Mulyono Subroto, mengungkapkan bahwa mereka telah berkoordinasi dengan pengurus masjid dan akan menyediakan paket buka puasa bagi 140 jemaah yang hadir.

“Kami ingin berbagi kasih, bukan hanya melalui bantuan sembako, tetapi juga dengan berbuka puasa bersama. Ini adalah momen penting untuk mempererat tali persaudaraan,” tutur Mulyono.

Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa keberagaman bukanlah sekat yang memisahkan, melainkan kekuatan yang menyatukan. Ramadan menjadi pengingat bahwa berbagi dan peduli terhadap sesama adalah nilai yang melampaui batas perbedaan.

Dengan kegiatan ini, PSMTI Kota Kupang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menebar kebaikan, tidak hanya di bulan suci Ramadan, tetapi sepanjang waktu. Karena pada akhirnya, kebaikan yang diberikan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali.

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *