Realisasi Fisik Pembangunan Duplikat Jembatan Liliba Capai 53 Persen

Realisasi Fisik Pembangunan Duplikat Jembatan Liliba di Kota Kupang, Provinsi NTT yang dikerjakan PT Dewanta Cipta Pratama kini mencapai 53 persen.Hal tersebut di sampaikan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah I Provinsi Azhari,ST.,MT di Liliba pada Hari Rabu,05 Juni 2024.

Dikatakan, bahwa hingga awal Juni 2024 realisasi fisik pembangunan jembatan yang menghubungkan bagian timur dan barat Kota Kupang itu sudah mencapai 53 persen.

“Progres fisik masih sesuai rencana,”ungkap Azhari

Azhari mengatakan sampai saat ini pihaknya masih konsentrasi mengerjakan pilar satu dan pilar dua.

Ia menuturkan pula bahwa untuk memperlancar proses pembangunan pir satu dan dua penyedia jasa telah membangun crane tower di lokasi proyek.

“Saat ini fokus pekerjaan pengecoran dan pembesian pir satu dan dua, setelah pilar tuntas dibangun akan dilanjutkan dengan pemasangan rangka jembatan,”ungkapnya.

Ia menambahkan, penyedia jasa telah mengadakan rangka jembatan di lokasi sehingga usai pembangunan pir satu dan dua dilanjutkan dengan pemasangan rangka jembatan.

“Kita optimis pekerjaan akan selesai tepat waktu,”ungkap Azhari.

Sementara PPK 1.1 Provinsi NTT Paul Hugo menambahkan, selain membangun jembatan, pihaknya juga akan menata kawasan jembatan Liliba menjadi tempat wisata.

“Kawasan jembatan Liliba akan kita tata dan dijadikan tempat wisata bagi masyarakat kota Kupang,”katanya.

Untuk diketahui Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran melalui BPJN NTT sebesar Rp 72 Miliar untuk membangun duplikat jembatan Liliba.

Jembatan tersebut dapat menghubungkan bagian Timur dan Barat Kota Kupang dibangun selama dua tahun anggaran.

Pembangunan di mulai pada tahun 2023 dan akan selesai pada akhir tahun 2024.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *