Kupang,– Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Bank NTT yang digelar di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur pada Rabu (13/5) menghasilkan keputusan penting terkait pengusulan nama-nama calon direksi dan komisaris baru. Dalam forum strategis ini, para pemegang saham menyepakati sejumlah figur yang dinilai layak untuk menduduki posisi manajerial di tubuh Bank Pembangunan Daerah tersebut.
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang bertindak sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP), mengungkapkan bahwa proses RUPS berlangsung cukup lama karena adanya pendalaman terhadap tahapan seleksi yang dilakukan oleh Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN).
“Rapat berlangsung intens karena kami meminta penjelasan detail dari KRN mengenai mekanisme dan kriteria penjaringan calon. Namun, akhirnya seluruh pemegang saham berhasil menyepakati nama-nama yang akan diusulkan,” ujar Gubernur Melki kepada media.
Daftar Nama Calon Direksi dan Komisaris Bank NTT:
Calon Komisaris:
- Komisaris Utama: Donny Heatubun
- Komisaris Independen: Frans Gana
- Komisaris Independen: Eko Setiabudi
- Komisaris Independen: Yosef Jiwadeloe
- Komisaris Independen: Perwakilan dari Bank Jatim
Calon Direksi:
- Direktur Utama: Charlie Paulus, Yohanis Landu Praing
- Direktur Operasional dan SDM: Yohanis Landu Praing, Rahmat Saleh Bobby
- Direktur Kredit: Alo Geong
- Direktur Informatika dan Teknologi: Sonny Pelokila
- Direktur Kepatuhan: Revi (perwakilan Bank Jatim)
- Direktur Treasury dan Keuangan: Heru (perwakilan Bank Artha Graha)
- Direktur Dana: Siti Aksa
Gubernur menegaskan bahwa setiap tahap seleksi harus melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator. Bahkan, dalam proses rapat kali ini sempat terjadi dinamika yang mengharuskan koordinasi langsung dengan Kepala OJK.
“Kami beberapa kali harus menghubungi OJK untuk meminta pandangan demi menjaga integritas dan akuntabilitas proses seleksi,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa setelah mendapat keputusan final dari OJK, jajaran direksi terpilih akan diwajibkan melakukan pertemuan khusus dengan seluruh pemegang saham. Pertemuan ini ditujukan untuk merumuskan arah dan strategi bisnis Bank NTT ke depan.
“Harapan dan perhatian dari seluruh pemegang saham akan menjadi fondasi dalam penyusunan rencana bisnis dan kebijakan operasional Bank NTT ke depan,” tutup Gubernur.
Proses seleksi ini menandai langkah serius Bank NTT dalam melakukan penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas manajemen demi memperkuat peran sebagai bank pembangunan daerah yang adaptif dan kompetitif di tengah dinamika industri jasa keuangan nasional.

Tinggalkan Balasan