Sebuah Kisah mengharukan menimpa Mchp alias Dewi (21) seorang mahasiwa semester VIII di Fakultas Kesehatan Masyarakat,Universitas Nusa Cendana Kupang Kota Kupang.
Dewi ditemukan pacarnya dalam kondisi tak bernyawa dalam kos di jalan Gerbang Madya, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, pada Minggu (14/4) siang.
Informasi yang berhasil dihimpun tim media ini,bahwa RD merupakan pacar korban mendatangi kos sang kekasih lantaran tidak membalas chatnya melalui aplikasi whatsApp.
RD memutuskan mendatangi kediaman MCP. Sampai di kos, RD langsung mengetuk pintu, dan terlihat pintu kamar tidak terkunci dan membukanya, dan melihat kekasihnya itu sedang dalam tertidur dengan posisi tengkurap. Ia kemudian memanggil- manggil nama korban, namun tidak dijawab.
RD kemudian memegang kaki MCP untuk membangunkannya, namun ia merasa bagian kakinya itu terasa kaku dan dingin. Betapa kagetnya RD setelah mengetahui kekasihnya itu sudah meninggal dunia.
Dia lalu keluar dan memberitahukan kepada tetangga kosan korban.
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung, S.H., S.I.K., M.Si dilansir melalui laman Polresta Kupang, Senin (15/4) membenarkan infomasi penemuan jenazah di kamar kos yang beralamat di Kelurahan Kelapa Lima.
“Benar, adanya penemuan mayat dengan jenis kelamin perempuan, di kos-kosan Alamat Kelurahan Kelapa Lima, berdasarkan laporan dari masyarakat ke Polsek Kota Lama. Kapolsek langsung saya perintahkan untuk turun ke lokasi bersama Unit Identifikasi Polresta,” jelas Kapolresta.
Dijelaskan Kapolres, setelah mendapat laporan dari masyarakat, anggota piket langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama Unit Identifikasi, untuk melakukan olah TKP.
“Anggota yang tiba di TKP, langsung memasang garis polisi, guna kepentingan olah TKP,” tutup Kapolresta Kupang Kota.
Untuk diketahui, jenasah korban setelah ditemukan di TKP, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Drs. Titus Ully Kupang, untuk dilakukan pemeriksaan luar, dan direncanakan akan diterbangkan ke kampung halamannya di Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.
Hingga saat ini belum diketahui motif atau penyebab mahasiswa tersebut meninggal.

Tinggalkan Balasan