Manggarai,-Labuan Bajo kembali diguncang skandal narkotika yang mencengangkan! Dua pedagang ikan keliling, yang selama ini lalu-lalang di jalanan kota wisata ini, ternyata adalah pemain narkoba! Polisi akhirnya membongkar kedok mereka setelah lima bulan mengintai gerak-geriknya.
Pada Jumat (24/1) lalu, tim Satresnarkoba Polres Manggarai Barat meringkus dua pria berinisial S (26) dan MS (25) saat melintas di Jalan Pantai Pede, Labuan Bajo. Dari tangan mereka, ditemukan sabu seberat 0,24 gram dalam plastik bening kecil—bukti nyata bahwa bisnis narkoba telah merusak siapa saja, bahkan mereka yang terlihat biasa saja!
Kasat Resnarkoba Polres Manggarai Barat, Iptu Matheos AD Siok, mengungkap fakta yang lebih mengejutkan: kedua pemuda asal Bima, NTB ini sudah berada dalam radar polisi sejak lima bulan lalu! Mereka bukan sekadar pengguna, tapi bagian dari jaringan gelap yang mengalirkan barang haram dari Bima ke NTT.
“Hasil pemeriksaan urin mereka positif mengandung metamfetamin. Mereka mengaku sudah memakai sabu sejak SMA! Ini bukan sekadar coba-coba, ini adalah pola peredaran narkoba yang harus segera dihentikan!” tegas Iptu Matheos, Rabu (29/1) malam.
Keduanya mengaku sudah tiga kali mengonsumsi sabu sejak tahun 2019. Awalnya sekadar ‘main-main’, tapi akhirnya terjerumus dalam dunia narkoba yang menghancurkan masa depan! Jika dua pedagang ikan keliling saja bisa jadi pengguna sekaligus pengedar, bayangkan berapa banyak orang lain yang mungkin sudah terpapar jaringan yang sama!
Kini, S dan MS harus menghadapi jeratan hukum berat. Berdasarkan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, mereka terancam penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun, dengan denda mengerikan: Rp 800 juta hingga Rp 8 miliar!
Labuan Bajo adalah kebanggaan Indonesia, destinasi wisata kelas dunia, tapi di balik keindahannya terselip ancaman narkoba yang siap menghancurkan generasi muda! Polisi telah mengirim pesan keras: tak ada tempat bagi bandar dan pengguna narkotika!
“Kami tidak akan berhenti! Siapapun yang terlibat, sekecil apapun, akan kami sikat habis! Jika masyarakat mengetahui aktivitas mencurigakan, segera laporkan! Jangan biarkan narkoba menggerogoti masa depan kita!” tegas Iptu Matheos.
Labuan Bajo dan NTT harus bersih dari racun ini! Jangan biarkan narkoba merusak rumah kita! LAWAN, BONGKAR, HANCURKAN JARINGAN NARKOBA SEKARANG!

Tinggalkan Balasan