NTT,-Hanya dalam waktu sepekan, 6 warga NTT kehilangan nyawa tragis akibat tersambar petir. Peristiwa ini bukan hanya mengerikan, tapi juga membuka mata kita akan ancaman bahaya alam yang sering kali dianggap remeh.
1. Candra Laasar Ndun, 53 tahun, warga Pedanggadi, Rote Ndao
2. Sefanya Yohanis Lekeama, 17 tahun, pelajar SMA Negeri 1 Rote Selatan
3. Mama Sufeni Sulla – Nassa, 68 tahun, warga FEAMA, Rote Barat Laut
4. Elgi Nokas, 14 tahun, pelajar SMP Negeri 1 Kupang Timur
5. Yefta Suebelan, 52 tahun, warga Tuatuka, Kupang Timur
6. Stefanus Dede Seran, warga Kampung Lo’e, Malaka
Kehilangan ini terjadi dalam waktu yang sangat singkat, dan mengingatkan kita bahwa bahaya petir bisa datang tanpa peringatan. Apakah kita masih belum cukup sadar akan ancaman alam ini? Setiap detik dapat menjadi tragedi, dan alam seolah memberi alarm peringatan yang harus kita dengar dengan seksama.
Mari berhenti mengabaikan bahaya alam. Ini bukan sekadar kejadian biasa, tapi panggilan untuk lebih waspada!

Tinggalkan Balasan