Kupang – Semangat kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat kembali terwujud di Kota Kupang. Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bersama Perempuan Indonesia Tionghoa (PINTI) menggelar aksi sosial berskala besar yang melibatkan sekitar 1.000 anak di halaman Balai Kota Kupang, Minggu (7/9/2025).
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dr. Ir. Pribudiarta Sitepu, M.M., menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata komitmen lintas sektor untuk menciptakan lingkungan ramah anak.
“Ini adalah langkah konkret menuju generasi emas 2045. Kupang telah memberi teladan dengan capaian Kota Layak Anak tingkat pertama dan IPM NTT 2024 yang menembus 83,2, di atas rata-rata nasional,” ujarnya.
Komitmen INTI–PINTI untuk Indonesia Emas
Ketua Umum INTI Pusat, Teddy Sugianto, menekankan bahwa program sosial menjadi prioritas utama organisasi. INTI telah melakukan operasi katarak gratis untuk 38 ribu pasien dan kini menyiapkan program beasiswa bagi anak-anak di berbagai daerah.
“Anak hebat, Indonesia kuat. Ini wujud dukungan INTI untuk cita-cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PINTI Pusat, dr. Metta Agustina Mulyadi, mengingatkan pentingnya kasih sayang, pendidikan, dan gizi dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
“Anak adalah mata dunia, harapan keluarga, dan masa depan bangsa. Mereka harus berani bermimpi besar,” pesannya.
Dukungan Pemerintah Kota Kupang
Apresiasi juga datang dari Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang diwakili Pj. Sekda Ignas Repelita Lega.
“Kegiatan ini adalah investasi masa depan. Anak-anak adalah bintang Kota Kupang yang akan melanjutkan estafet pembangunan,” ungkapnya.
Momentum Kasih di NTT
Ketua PINTI NTT, Theresia Avila, menyebutkan pihaknya menurunkan 48 tenaga medis untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi ribuan anak. Selain itu, setiap anak mendapatkan bingkisan sehat berupa susu, roti, biskuit, telur, dan makan siang bergizi bersama.
“Jumlah anak yang hadir sungguh di luar dugaan. Ini momentum berharga untuk menebar kasih dan kepedulian,” ujarnya.
Acara penuh makna ini turut dihadiri jajaran OPD Kota Kupang, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan panti asuhan, serta insan pers.
Dengan semangat Hari Anak Nasional, kolaborasi INTI–PINTI bersama pemerintah pusat dan daerah menjadi simbol komitmen bersama menghadirkan generasi sehat, cerdas, bergizi, dan penuh kasih untuk masa depan Indonesia.

Tinggalkan Balasan