Waingapu,-Dalam semangat menghadirkan pelayanan yang inklusif dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia, BPJS Kesehatan terus berinovasi untuk mendekatkan layanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu terobosan yang kini mulai dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat adalah kehadiran BPJS Keliling—layanan tatap muka bergerak yang menjangkau wilayah dengan akses terbatas.
Mengusung konsep jemput bola, BPJS Keliling hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengurus administrasi kepesertaan JKN. Melalui layanan ini, BPJS Kesehatan secara aktif menghadirkan berbagai bentuk pelayanan seperti perubahan data, pengecekan status kepesertaan, pemberian informasi, hingga penanganan pengaduan langsung di tengah-tengah masyarakat.
Salah satu warga yang merasakan manfaat kehadiran BPJS Keliling adalah Kristina Kaleka Ndjenji (29), ibu rumah tangga asal Desa Mondu Ritijawa, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur. Kristina memanfaatkan layanan tersebut ketika BPJS Keliling hadir di Puskesmas Kanatang Postu Mondu.
“Dulu saya harus menempuh perjalanan cukup jauh ke kantor BPJS Kesehatan hanya untuk mengurus perubahan data. Kini, semuanya bisa dilakukan dekat rumah. Ini sangat membantu, terutama bagi kami yang harus membagi waktu dengan urusan rumah tangga,” ujar Kristina saat ditemui pada Jumat (23/04).
Tak hanya menghemat waktu dan tenaga, Kristina juga mengapresiasi kualitas pelayanan yang diberikan petugas BPJS Kesehatan. Menurutnya, petugas hadir dengan sikap ramah, profesional, dan informatif. Ia pun memanfaatkan layanan tersebut untuk memastikan status keaktifan kepesertaan JKN keluarganya.
“Prosesnya cepat dan jelas. Sekarang saya tidak khawatir jika tiba-tiba ada anggota keluarga yang sakit. Kartu kami aktif dan bisa langsung digunakan untuk berobat,” ungkapnya penuh syukur.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Waingapu, Dody Pamungkas, menjelaskan bahwa BPJS Keliling merupakan bentuk komitmen untuk menjangkau seluruh peserta JKN, terutama mereka yang tinggal di daerah dengan kondisi geografis menantang.
“Tidak semua peserta memiliki akses yang memadai ke kantor cabang atau layanan daring. Karena itu, BPJS Keliling hadir sebagai jembatan layanan yang menjawab kebutuhan peserta secara langsung. Ini adalah bagian dari strategi pelayanan aktif yang mendekatkan institusi kepada masyarakat,” terang Dody.
Dalam pelaksanaannya, BPJS Keliling menyasar lokasi strategis yang ramai dikunjungi warga seperti Puskesmas dan pusat pelayanan publik. Hal ini bertujuan untuk memastikan efektivitas layanan serta menjangkau peserta yang benar-benar membutuhkan.
Antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap BPJS Keliling menjadi bukti bahwa kehadiran layanan ini telah memberi dampak positif. Bagi Dody dan timnya, semangat ini menjadi dorongan untuk terus memperluas cakupan dan frekuensi layanan ke berbagai penjuru wilayah.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan setara bagi semua. Tak ada lagi batasan jarak atau akses—BPJS Keliling akan terus menjadi jembatan harapan bagi seluruh peserta JKN, tanpa terkecuali,” tutup Dody dengan penuh keyakinan.

Tinggalkan Balasan