Jakarta ,– PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) sukses mengguncang panggung anugerah lingkungan nasional. Tidak tanggung-tanggung, 13 penghargaan PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup) tahun 2025 berhasil diborong sebagai bukti nyata komitmen perusahaan terhadap kelestarian bumi.
Puncak prestasi diraih oleh Integrated Terminal Surabaya yang sukses menyabet predikat PROPER Emas, sebuah penghargaan kasta tertinggi bagi perusahaan yang dinilai telah melampaui kepatuhan (beyond compliance) dan menciptakan dampak sosial yang signifikan.
Dominasi Hijau dan Emas di Panggung Nasional
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Group Head Operation Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Budi Prasojo, dalam seremonial megah di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Selain capaian Emas, 12 unit operasi lainnya resmi menyandang predikat PROPER Hijau. Angka ini menunjukkan tren positif dan peningkatan performa dibandingkan tahun lalu yang hanya mencatatkan 10 unit di posisi serupa.
Daftar Unit Peraih PROPER Hijau 2025:
Keberhasilan ini tersebar merata di seluruh wilayah operasional Jatimbalinus, mulai dari penyedia bahan bakar penerbangan hingga terminal BBM:
Aviation Fuel Terminal (AFT): Lombok (BIL), Juanda, dan El Tari.
Fuel Terminal (FT): Madiun, Malang, Maumere, dan Tuban.
Integrated Terminal (IT): Ampenan, Bima, Tanjung Wangi, dan Tenau.
Fasilitas Produksi: Bitumen Plant Gresik.
Melampaui Kepatuhan, Memacu Inovasi
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa PROPER bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan instrumen krusial untuk mendorong dunia usaha agar lebih bertanggung jawab.
”Pemerintah terus memacu dunia usaha untuk tidak hanya sekadar taat aturan, tetapi berani berinovasi dalam menjaga ekosistem lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Hanif dalam sambutannya.
Sejalan dengan hal tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa raihan ini adalah buah dari konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) ke dalam inti bisnis.
”Capaian PROPER Emas dan Hijau ini adalah bukti autentik bahwa operasional kami berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang terukur,” ungkap Ahad.
Tahun 2025 mencatatkan sejarah dengan lonjakan jumlah peserta PROPER mencapai 5.476 perusahaan, naik 22% dari tahun sebelumnya. Dari total tersebut, hanya sebagian kecil yang mampu mencapai level Hijau dan Emas, menempatkan Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus sebagai pemimpin di sektor energi yang ramah lingkungan.
Dengan raihan fantastis ini, Pertamina Jatimbalinus tidak hanya mengamankan pasokan energi nasional, tetapi juga memastikan bahwa setiap tetes bahan bakar yang disalurkan dibarengi dengan tanggung jawab moral bagi generasi mendatang

Tinggalkan Balasan