Kupang — Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menerima audiensi dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Kupang bersama 10 peserta terbaik Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat kota tahun 2025. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota pada Kamis (12/6) tersebut menjadi momen penuh semangat dan inspirasi menjelang keikutsertaan para juara dalam STQ Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur yang akan digelar pada 20–24 Juni mendatang di Asrama Haji Kupang.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh harapan itu, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta. Ia menekankan bahwa keikutsertaan mereka bukan sekadar soal meraih prestasi pribadi, tetapi juga merupakan bentuk representasi Kota Kupang sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, keberagaman, dan toleransi.
“Mulai hari ini, kalian bukan hanya membawa nama pribadi atau kecamatan, tapi nama besar Kota Kupang. Tunjukkan semangat, percaya diri, dan tetap rendah hati. Seluruh masyarakat dan pemerintah kota berada di belakang kalian,” ungkap Serena dengan penuh semangat.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Ketua LPTQ Kota Kupang, H. Muhammad Khairil, S.STP., M.Si., Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, Ismail Muhammad Saleh, S.Si., serta Ketua Rombongan peserta, Nasrun As. Sahabu. Wakil Wali Kota juga didampingi oleh Analis Kebijakan Bagian Kesra Setda Kota Kupang, Ivan L. Mila Meha, S.STP., M.M.
Kesepuluh peserta yang hadir adalah para juara dari berbagai cabang lomba tilawah dan tahfidz Al-Qur’an, mulai dari tingkat anak-anak hingga dewasa. Mereka adalah wajah-wajah muda penuh potensi yang akan membawa semangat Qur’ani Kota Kupang ke tingkat provinsi, dan diharapkan dapat melangkah hingga ke ajang nasional yang akan digelar di Sulawesi Tenggara pada September mendatang.
Menambah semangat para peserta, audiensi kali ini juga diwarnai kehadiran Oktaviani Putri Pertiwi (Ocha) dari PT Garuda Berkah Travel yang juga merupakan Pengurus Pusat Tunas Indonesia Raya (PP TIDAR), bersama dua rekannya, Raka Saputra dan Bagus. Dalam kesempatan tersebut, Ocha menyerahkan bantuan berupa mushaf Al-Qur’an dan hadiah kepada para juara, serta menyampaikan komitmen mendukung penuh perjuangan mereka.
“Kami datang dari Jakarta membawa sedikit cinta dan harapan. Jika di antara adik-adik ini berhasil menjadi juara di tingkat provinsi, insya Allah kami akan fasilitasi keberangkatan umrah sebagai bentuk apresiasi,” tuturnya, disambut rasa haru dan antusias dari para peserta.
Ketua LPTQ Kota Kupang menyampaikan terima kasih atas dukungan moril dan materiil dari berbagai pihak, termasuk pemerintah kota dan mitra swasta. Ia menjelaskan bahwa pelatihan intensif telah dilaksanakan selama tiga hari di Masjid Al-Muttaqin, sebagai bagian dari persiapan menjelang STQ Provinsi.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Kupang, Ismail M. Saleh, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan dunia usaha dalam mendorong kemajuan generasi Qur’ani. Ia juga menyoroti pentingnya persiapan jangka panjang menuju Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi yang akan digelar di Labuan Bajo pada tahun 2026, yang akan melibatkan cakupan lomba lebih luas dan jumlah peserta lebih banyak.
Mengakhiri pertemuan, Wakil Wali Kota menyerukan kepada seluruh peserta agar menjadi duta toleransi dan agen persatuan di tengah masyarakat.
“Menjadi hafidz dan hafidzah bukan hanya soal menguasai ayat, tetapi juga menjadi teladan dalam kehidupan. Jadilah pribadi yang menebar kedamaian, menjunjung kerukunan, dan memancarkan kasih sayang. Itulah wajah sejati Kota Kupang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan