Kupang – Pemerintah Kota Kupang resmi membuka seleksi terbuka untuk tujuh Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) tahun 2025. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memimpin langsung acara pembukaan yang berlangsung di Hotel Sahid T-More Kupang, Kamis (14/8), disaksikan jajaran pejabat dan peserta seleksi.
Dalam sambutannya, Wali Kota Christian menekankan bahwa proses seleksi ini bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan langkah strategis mencari figur pemimpin yang berintegritas, kompeten, dan mampu berkolaborasi.
“Yang kita cari bukan hanya pintar teori, tetapi pemimpin yang mau bekerja sama, tidak egois, dan siap menjalankan amanah. Attitude, loyalitas, serta perilaku akan menjadi pertimbangan utama selain kemampuan akademik,” tegasnya.
Wali Kota mengingatkan, jabatan adalah amanah yang sewaktu-waktu bisa dicabut, sehingga harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. “Kekuasaan bukan hanya soal kewenangan, tetapi tanggung jawab menghadirkan pelayanan publik yang berpihak pada rakyat,” ujarnya menambahkan.
Acara turut dihadiri Ketua DPRD Kota Kupang Richard E. Odja, Pj. Sekda Kota Kupang Ignasius R. Lega, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT sekaligus Ketua Panitia Seleksi Yosef Rasi, jajaran asesor, serta kepala perangkat daerah.
40 Peserta Berebut 7 Kursi Penting
Menurut laporan Sekretaris Panitia Seleksi, Maria Murniman Tensi, sebanyak 40 peserta resmi mendaftar untuk memperebutkan tujuh posisi strategis, yakni:
- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (4 pelamar)
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (5 pelamar)
- Kepala Dinas Pertanian (8 pelamar)
- Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (4 pelamar)
- Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (5 pelamar)
- Kepala Dinas Sosial (7 pelamar)
- Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (10 pelamar)
Proses seleksi dimulai dengan verifikasi administrasi dan penelusuran rekam jejak, dilanjutkan uji kompetensi manajerial serta sosial kultural. Tahap berikutnya adalah penulisan makalah, presentasi, hingga wawancara akhir.
Wali Kota mengapresiasi seluruh peserta yang berkompetisi secara sehat dan para asesor yang menjaga integritas serta transparansi. “Kompetisi hari ini adalah jalan menemukan pemimpin yang mampu menginspirasi, menggerakkan, dan membawa perubahan nyata bagi Kota Kupang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan