Pemkot Dorong Penguatan Iman Generasi Muda Kristen di Tengah Tantangan Kesehatan dan Sosial

Kupang,— Pemerintah Kota Kupang menempatkan penguatan iman dan karakter generasi muda Kristen sebagai bagian penting dari strategi pembangunan manusia. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Kegiatan Peningkatan Kapasitas Iman Pemuda-Pemudi Kristen Tingkat Kota Kupang Tahun 2026 yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Selasa (3/2).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., dan dihadiri jajaran pimpinan daerah, camat, lurah, tokoh gereja, serta pemuda-pemudi Kristen dari berbagai denominasi.

Dalam sambutannya, Jeffry menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada kekuatan iman dan karakter generasi mudanya.

“Penguatan iman harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Generasi muda yang beriman dan berintegritas akan mampu memberi kontribusi positif bagi lingkungan dan masa depan Kota Kupang,” ujar Jeffry.

Iman, Kesehatan, dan Tantangan Generasi Muda

Jeffry juga menyoroti tantangan kesehatan yang dihadapi kaum muda, khususnya terkait HIV/AIDS, yang menurutnya memerlukan pemahaman komprehensif dari sumber yang benar. Ia menekankan bahwa iman dapat menjadi benteng utama, namun harus didukung oleh edukasi kesehatan yang tepat.

Pada hari yang sama, Pemerintah Kota Kupang turut melaksanakan vaksinasi HPV sebagai langkah pencegahan kanker serviks. Kebijakan ini, menurut Jeffry, mencerminkan pendekatan pembangunan yang menyeluruh—menjaga kesehatan fisik dan spiritual masyarakat secara seimbang.

“Kesehatan iman dan kesehatan fisik adalah fondasi penting dalam membangun kota yang kuat dan berdaya saing,” katanya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Djhoni Bire, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai respons atas dinamika sosial dan perkembangan zaman yang semakin kompleks.

“Pemuda-pemudi Kristen saat ini menghadapi tantangan nilai, budaya, dan moral. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat integritas iman dalam menyikapi perubahan tersebut,” ujar Djhoni.

Kegiatan yang berlangsung selama 3–5 Februari 2026 ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai gereja dan denominasi di Kota Kupang. Sejumlah pendeta dan tokoh rohani dihadirkan sebagai narasumber untuk membekali peserta dengan perspektif iman yang kontekstual dan relevan.

Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2026 melalui DPA Sekretariat Daerah Kota Kupang.

Menuju Generasi Beriman dan Berdaya
Pemerintah Kota Kupang berharap program ini dapat menjadi agenda berkelanjutan, sekaligus investasi jangka panjang dalam membangun generasi muda yang beriman, berkarakter, dan siap berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Di tengah tantangan kesehatan, sosial, dan perubahan nilai global, Kupang memilih jalur pembangunan yang menempatkan iman, karakter, dan kesehatan generasi muda sebagai fondasi masa depan kota

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *