Solo, — Kaesang Pangarep resmi dilantik sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2025–2030 dalam Kongres Nasional PSI yang digelar di Edutorium UMS, Sukoharjo. Putra bungsu Presiden ke-7 RI ini bertekad membawa PSI menjadi kekuatan politik signifikan di Senayan dengan target lolos parlemen dan melahirkan banyak kader sebagai anggota DPR RI.
Dalam pidato perdananya di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh politik nasional, Kaesang menekankan filosofi logo baru PSI yang kini bergambar gajah sebagai simbol kebijaksanaan dan kekuatan kolektif. Ia juga menyampaikan bahwa proses pemilihan ketua umum kali ini dilakukan secara demokratis melalui voting.
Kaesang kemudian menyoroti fenomena disinformasi dan ujaran kebencian yang kian masif di era teknologi digital. “Kemajuan teknologi telah membawa manfaat luar biasa. Namun, di sisi lain, tantangan baru muncul berupa penyebaran hoaks dan pesan-pesan penuh kebencian di media sosial,” ujar Kaesang.
Ia mengingatkan adanya pihak-pihak yang menyamar sebagai tokoh masyarakat dan pemimpin bangsa untuk menyebarkan narasi sesat yang berpotensi memecah belah persatuan. “Ini adalah ancaman nyata. Karena itu, saya mengajak seluruh kader PSI menjadikan momentum ini sebagai panggilan moral untuk menjaga ruang digital tetap bersih, etis, dan bebas dari fitnah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kaesang memastikan PSI akan mendukung penuh langkah pemerintah dalam memerangi disinformasi demi menjaga keutuhan bangsa di era digital.
Pelantikan Kaesang sebagai Ketum PSI ini sekaligus menjadi sinyal kuat arah baru partai yang semakin progresif dalam menghadapi tantangan politik modern. Dengan kepemimpinan muda yang segar, PSI optimis mampu merebut simpati publik pada Pemilu mendatang.
Berita ini dikemas dengan narasi formal dan profesional, menyoroti pesan penting Kaesang tentang komitmen PSI melawan hoaks dan ujaran kebencian di hadapan Presiden Prabowo. Mau saya buatkan versi yang lebih viral dengan sentuhan gaya media online?

Tinggalkan Balasan