Keheningan di Desa Suanae, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), pecah menjadi duka mendalam setelah dua remaja, Paskalis Kristianto Nati (14) dan Kristofel Bekamau (13), ditemukan tewas tenggelam di embung desa pada Rabu pagi (25/12/2024).
Tragedi ini bermula ketika kedua korban memutuskan memancing di embung yang terletak di dekat rumah seorang warga, Thomas Sabu. Saksi mata, Dirgan Adithia Bekamau, melihat keduanya melompat ke dalam embung untuk berenang. Namun, mereka tidak pernah muncul kembali ke permukaan.
“Saya sempat berteriak meminta bantuan, tapi warga sekitar sedang berada di pemakaman kerabat yang berjarak sekitar 200 meter, sehingga tidak langsung mendengar,” ujar Dirgan dengan nada pilu.
Pukul 11.15 WITA, Polsek Miomaffo Barat menerima laporan dan langsung menuju lokasi bersama Kapolsek Ipda Putu Ediarta. Proses evakuasi dilakukan, dan kedua korban segera dilarikan ke Puskesmas Eban dan Puskesmas Fatumnutu. Namun, nyawa mereka tidak tertolong.
Jenazah Kristofel Bekamau diantar ke rumah duka di Kelurahan Maubeli, sementara Paskalis Kristianto Nati dibawa ke keluarganya di Desa Suanae. Keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak melanjutkan ke jalur hukum.
Tragedi ini menjadi peringatan nyata tentang pentingnya pengawasan dan keselamatan anak-anak saat berada di dekat embung atau tempat perairan lainnya. Suasana duka menyelimuti dua desa saat warga bersama-sama mengantar kedua korban ke peristirahatan terakhir mereka.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih waspada dan peduli terhadap keselamatan di lingkungan sekitar.(tim)

Tinggalkan Balasan