Wali Kota Kupang: Industri Properti Bukan Sekadar Bangun Rumah, tapi Gerakkan Roda Ekonomi Daerah

Kupang, Industri properti memegang peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah, bukan sekadar membangun hunian. Hal itu ditegaskan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menghadiri Welcome Dinner Musyawarah Daerah (Musda) ke-IX Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Nusa Tenggara Timur, yang digelar di Pitoby Sport Center, Selasa (29/7).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi REI NTT sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyediakan hunian layak dan mendorong pertumbuhan sektor-sektor penunjang lainnya. Menurutnya, membangun satu rumah saja sudah berarti menghidupkan banyak sektor seperti semen, baja, kayu, listrik, interior, hingga tenaga kerja.

“Real estate bukan sektor biasa. Ini adalah jantung dari pergerakan ekonomi masyarakat. Satu rumah yang dibangun, menggerakkan begitu banyak lini kehidupan,” ungkapnya disambut tepuk tangan tamu undangan.

Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Wali Kota menilai kehadiran REI sangat signifikan dalam menjawab tantangan kebutuhan dasar warga, mulai dari hunian hingga peningkatan kualitas lingkungan. Ia mengungkapkan bahwa hampir 50 persen belanja daerah Kota Kupang harus mengalami pemangkasan, namun di saat yang sama, sektor properti hadir sebagai solusi konkret.

“Kami menyadari bahwa kawasan kumuh bukan sekadar soal tata ruang. Itu cerminan kegagalan negara dalam menjamin layanan dasar. Di sinilah peran sektor swasta seperti REI menjadi sangat penting untuk menutup celah tersebut,” jelasnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kupang Aurum Titut Eki, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi DPP REI Rahmat Riyadi, serta para ketua DPD REI dari provinsi lain seperti Jawa Barat dan Sumatera Utara. Hadir pula para anggota REI se-NTT, jajaran perbankan, notaris, dan perwakilan OPD terkait.

Sementara itu, Ketua DPD REI NTT Bobby Pitoby menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan langsung oleh Wali Kota Kupang. Ia menyebut dr. Christian sebagai figur pemimpin muda yang progresif, solutif, dan terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor.

“Kehadiran Wali Kota Kupang bukan hanya sebagai bentuk dukungan seremonial, tapi juga simbol kuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Bobby.

Musda ke-IX DPD REI NTT akan berlangsung resmi pada 30 Agustus 2025 di Hotel Harper Kupang. Forum ini akan memilih kepengurusan baru dan merumuskan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan. DPD REI NTT saat ini membawahi 102 perusahaan, dengan 52 di antaranya memiliki hak suara dalam pemilihan.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *